Advertorial

Gencar Ajak Millennial Untuk Menabung Sejak Dini, Bank BRI Dinobatkan OJK Sebagai Bank Terbaik Dalam Mendukung Inklusi Keuangan

Kompas.com - 23/10/2019, 09:35 WIB
- -

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dinobatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai “Bank Terbaik Dalam Mendukung Program Pemerintah Melalui Simpel” dalam acara FinExpo & Sundown 2019 (20/10). Penghargaan ini merupakan bukti komitmen Bank BRI yang terus mendorong inklusi keuangan di segala lapisan masyarakat, tak terkecuali kepada pelajar.

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo menyatakan, bahwa ke depan Bank BRI akan terus mensosialisasikan Simpel (Simpanan Pelajar) sebagai dukungan terhadap Sinergi Aksi Menabung. Sinergi aksi ini melibatkan OJK, BI, LPS dan Lembaga Jasa Keuangan dalam meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya menabung untuk investasi, perlindungan dan masa depan. “Melalui Simpel, Bank BRI ingin agar seluruh pelajar di Indonesia memiliki rekening, atau One Student One Account”, imbuhnya.

Hingga akhir Agustus 2019, Bank BRI telah berhasil mengimplementasikan program SimPel dengan 21 juta rekening dan total simpanan lebih dari Rp. 2 Triliun. Secara rutin Bank BRI menggelar berbagai program ataupun kegiatan untuk memperkenalkan tabungan maupun produk perbankan lainnya kepada pelajar sejak dini. “Diantaranya SimPel Goes to School serta pemilihan Duta SimPel Sekolah dan SimPel Day,” urai Hari.

Sebagai upaya perluasan akses keuangan khususnya bagi segmen pelajar, Bank BRI membuat terobosan di awal Oktober 2019 dengan menghadirkan Agen Brilink yang merupakan sinergi BRI dengan pihak sekolah. Agen brilink tersebut dapat memberikan layanan perbankan, termasuk menerima setoran tabungan SimPel para siswa. “Dengan adanya Agen BRILink di sekolah, para siswa tidak lagi terkendala ketika ingin menabung. Mereka tidak perlu lagi untuk pergi ke bank untuk menabung, cukup membawa tabungan mereka ke bank sekolah sesuai dengan jadwal sekolah. BRI mengharapkan kegiatan piloting ini dapat diperluas ke seluruh sekolah di Indonesia sehingga dapat meningkatkan akses inklusi keuangan dan budaya menabung kepada pelajar yang notabene generasi Z,” imbuhnya.