Quiz on article bca

Ngopi, Ngafe, dan Nge-game, Tiga Kegiatan Seru Saat Kumpul Bareng Temen

Kompas.com - 29/10/2019, 12:12 WIB

Saat kumpul bareng teman, tidak terasa waktu akan cepat berlalu. Selain saling menceritakan kehidupan sehari-hari, mencurahkan isi hati juga menjadi alasan kumpul sama teman memakan waktu yang lama.

Apalagi bagi anak muda, khususnya para milenial, kumpul-kumpul bareng teman bahkan menjadi rutinitas yang harus dilakukan paling tidak satu kali dalam seminggu. Namun, sebenarnya ada tiga hal yang membuat acara kumpul-kumpul menjadi lebih asyik dan lama.

  1. Ngopi
    Kebiasaan orang Indonesia adalah kumpul-kumpul tak lengkap jika tidak ngopi. Kopi menjadi minuman yang bisa dinikmati kapan saja dan di suasana apa saja.

    Mulai dari kopi tubruk, kopi susu, hingga latte dan macchiato, baik panas atau dingin menjadi minuman favorit masyarakat Indonesia. Maka, tak heran bila acara kumpul bareng dengan teman satu genk ditambah kopi akan menghabiskan waktu tidak kurang dari dua jam lamanya. 

  1. Ngafe
    Nah, untuk menikmati segelas atau dua gelas kopi yang mantap, tentu saja lokasi menjadi pertimbangannya. Apalagi para milenial suka sekali ngopi di tempat yang cozy. Kafe merupakan tempat yang paling cocok.

    Selain kopi, banyak pilihan menu yang dapat dipilih. Mulai dari minuman, makanan ringan, hingga makanan utama. Interior kekinian, ruangan bersih, dan dingin, ditambah lantunan musik terbaru membuat Anda semakin betah berada di kafe bersama dengan teman satu genk.

  2. Nge-game
    Aktivitas seru yang bisa dilakukan saat kumpul bareng teman adalah bermain game. Apalagi sekarang banyak game online yang bisa dilakukan bersama-sama lebih dari dua orang, istilahnya main bareng atau mabar.

    Kegiatan mabar ini biasanya menjadi alasan para milenial kumpul dengan teman-temannya. Apalagi sekarang sudah banyak kompetisi berkelompok main game online ini.

    Namun, saat sedang asyik main game, tiba-tiba Anda kehabisan diamond. Padahal, Anda sedang ingin membeli karakter baru. Nah, tak perlu bingung, karena Anda bisa membeli voucher game online melalui Sakuku.

    Caranya pun sangat mudah. Buka aplikasi Sakuku di smartphone Anda. Lalu pilih fitur Voucher Game yang tersedia di halaman menu Sakuku. Pilih ikon game diinginkan. Ada empat game yang bisa dibeli via Sakuku, yaitu Mobile Legend, Free Fire, Arena of Valor (AOV), dan Speed Drifters.

    Masukkan user ID game Anda dan pilih nominal yang diinginkan lalu klik lanjut. Jika lupa user ID, Anda bisa klik lambang ‘i’ di samping kotak User ID. Setelah konfirmasi kebenaran user ID dan nominal yang dipilih, klik lanjut, dan masukkan PIN Sakuku. Transaksi pembelian pun berhasil.  

    Bukti transaksi Anda akan tercatat di Info Mutasi dan Inbox. Jumlah saldo game Anda secara otomatis akan bertambah. Dengan demikian, Anda bisa langsung melanjutkan membeli karakter atau skin supaya jagoanmu makin keren.

    Kalau beli voucher game online melalui Sakuku sekarang ada lebihnya. Bagi Anda pengguna Sakuku Plus, Anda bisa menggunakan promo Sakuku Gajian setiap tanggal 27-28 setiap bulan selama tahun 2019.

    Dalam promo ini, Anda bisa mendapatkan cashback 50 persen maksimal Rp 25.0000 untuk pembelian voucher game di Sakuku dan pembayaran di merchant Sakuku. Cashback berlaku satu kali pemakaian per hari dan dikirimkan maksimal tujuh hari kerja setelah transaksi dilakukan.

Tak hanya memberi kemudahan dalam membeli voucher game melalui Sakuku, BCA juga akan memberikan Anda hadiah berupa Samsung Galaxy A50 atau uang tunai senilai total Rp 6 juta dengan ikutan #JoinGenerasiSimpel Quiz on Article. Anda cukup menjawab dengan tepat dan cepat pertanyaan di bawah ini sebanyak-banyaknya. Jawab sekarang juga ya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau