Advertorial

Strategi untuk Anak Muda agar Bertahan di Akhir Bulan dengan Gaji “Pas-pasan”

Kompas.com - 27/11/2019, 13:18 WIB
- -

Ketika sudah memasuki tanggal 20 ke atas, biasanya karyawan dengan gaji “pas-pasan” mulai resah menghadapi realita bahwa saldo di rekening hanya bertahan untuk tiga hari, sementara gaji baru dibayarkan 7 hari lagi. Mau tak mau, mi instan kerap menjadi teman baik hingga beberapa waktu ke depan.

Fenomena ini tidak jarang terjadi kepada para first jobber yang tinggal sendiri di kost atau kontrakan maupun yang masih tinggal bersama orang tua. Hal ini terjadi karena kurangnya strategi keuangan.

Oleh karena itu, agar tidak terjebak pada permasalahan yang sama setiap bulannya, mengatur keuangan pribadi harus dilakukan. Untuk mengatasi masalah tersebut, mari simak strategi berikut agar anak muda mampu bertahan di akhir bulan dengan gaji seadanya.

1. Mengetahui Kebutuhan Setiap Bulan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dengan jelas kebutuhan setiap bulannya. Kebutuhan yang dimaksud adalah makan, minum, membayar cicilan produktif seperti membayar kost atau internet bulanan, menabung dan lain-lain. Hal ini bukan hanya berlaku untuk anak muda saja, tetapi untuk semua orang. Jika tidak mengetahui apa yang dibutuhkan, bisa-bisa uang tersebut habis untuk mengejar keinginan saja.

Jadi, jangan sampai kebutuhan konsumtif seperti nongkrong di kafe mahal, membeli baju baru, dan hal lainnya mengalahkan kebutuhan hidup utama.

2. Mengetahui Pengeluaran Harian

Selanjutnya, seseorang harus mengetahui dan mencatat apa saja pengeluaran rutin yang dikeluarkan setiap harinya, mulai dari makan, minum, transportasi, hingga hiburan di akhir pekan. Dengan cara ini, seseorang bisa mengetahui pos pengeluaran apa yang paling besar setiap harinya dan pos mana saja yang perlu ditahan.

Hitunglah jumlah biaya pengeluaran ini dan jangan sampai jumlahnya lebih dari 50 persen pendapatan setiap bulan. Bila sudah lebih dari 50 persen, lebih baik koreksi pengeluaran tersebut dan lihat lagi jika ada biaya-biaya konsumtif yang seharusnya tidak perlu dikeluarkan.

3. Jangan Lupa Menabung

Menabung bukan hanya berarti menyisihkan setengah gaji setiap bulannya. Tentukan dulu tujuan untuk menabung. Dalam kasus ini, jadikan tabungan sebagai dana darurat. Jadi, tidak perlu khawatir lagi bila tiba-tiba jatuh sakit dan perlu biaya berobat atau kendaraan rusak dan butuh diperbaiki.

4. Manfaatkan Promo

Adanya promo membuat kita bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah. Trik ini pun kerap dimanfaatkan oleh semua orang, bukan hanya oleh para pekerja dengan gaji “pas-pasan” saja.

 

Menjelang akhir tahun, banyak promosi menarik yang ditawarkan oleh perusahaan digital, salah satunya yakni Kredivo sebagai perusahaan fintech yang tepercaya. Penawaran menarik dengan tema SALEamatan ini menawarkan diskon cicilan hingga Rp 2,1 juta tanpa harus membayar uang muka. Bunganya pun rendah, hanya 2.95 persen per bulan. Promosi ini bisa digunakan di berbagai macam e-commerce ternama seperti Tokopedia, Bukalapak, Shoope, Tiket.com dan masih banyak lagi.

Promosi ini akan berlangsung pada tanggal 12 Desember 2019 dalam program 12.12 nanti. Program spesial ini sangat cocok untuk anak muda yang mempunyai kebutuhan mendadak di akhir bulan. Misalnya saja jika tiba-tiba harus mengganti AC atau kipas angin di kamar kost atau mengganti ban kendaraan yang sudah botak.

Ternyata, kunci agar selalu bertahan di akhir bulan adalah mengatur keuangan dengan baik. Jangan lupa untuk mengatur agar jangan sampai kebutuhan konsumtif mengalahkan kebutuhan utama.