Advertorial

Serunya Gelaran Pamungkas Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jawa Barat

Kompas.com - 02/12/2019, 10:04 WIB
Persaingan sengit para pebalap untuk menempati posisi pertama pada gelaran pamungkas Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jawa Barat (24/11/2019). KOMPAS.com/Anggara Wikan PrasetyaPersaingan sengit para pebalap untuk menempati posisi pertama pada gelaran pamungkas Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jawa Barat (24/11/2019).

CIMAHI, KOMPAS.com – Gelaran Honda Dream Cup (HDC) 2019 akhirnya sampai pada partai pamungkas.

Acara yang digelar PT Astra Honda Motor dan PT Daya Adicipta Motora ini diselenggarakan di Sirkuit Brigif 15 Kujang II, Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019).

Total ada 186 starter yang bersaing memperebutkan posisi pertama pada gelaran bertema Satu Hati Meraih Impian ini. Mereka adu cepat dalam 10 kelas balap yang berlangsung sejak 09.00 WIB.

Sebanyak 10 kelas balap itu adalah Honda Matic Standar sampai dengan 130 cc wanita, Honda Matic Standar sampai dengan 130 cc Open, dan Honda Sonic 150R/Honda GTR 150 Standar Pemula U-16.

Kelas selanjutnya adalah Honda Sonic 150R/Honda GTR 150 Tune Up Seeded, Honda Sonic 150R/Honda GTR 150 Tune Up Pemula, dan Honda CRF 150 L Supermoto Tune Up sampai dengan 180 cc Open.

Suasana persaingan di kelas balap Honda CRF 150L Supermoto Standar Open pada gelaran Honda Dream Cup 2019, Cimahi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019). KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Suasana persaingan di kelas balap Honda CRF 150L Supermoto Standar Open pada gelaran Honda Dream Cup 2019, Cimahi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019).

Ada pula kelas Honda CBR 150R Standar Open, Honda GTR 150 Standar Open MD/DL, Honda CRF 150 Standar Open, dan Honda Sonic 150R/Honda GTR 150 Standar Pemula U-12.

Persaingan yang sengit

Pada gelaran pamungkas HDC 2019 ini, seluruh pebalap dari semua kelas balap berjuang sekuat tenaga untuk menjadi pemenang.

Mereka harus adu cepat di lintasan sepanjang sekitar 1.300 meter dengan lebar rata-rata 10 meter, tujuh tikungan ke kiri dan dua tikungan ke kanan.

Para peserta pun menunjukkan skill berkelas saat melawati lintasan tersebut. Motor yang mereka kendarai mampu meliuk begitu lincah saat melalui tikungan tajam, meski dengan kecepatan tinggi.

Salah satu persaingan paling seru adalah di kelas CBR 150R Standar Open yang menyajikan ketatnya perjuangan merebut posisi pertama.

Menurut pengamatan Kompas.com, pebalap di posisi pertama dan kedua berjuang sangat sengit pada kelas balap yang berlangsung selama 14 lap itu.

Persaingan ketat antara Aditya Prakoso dan Wahyu Widodo pada kelas balap CBR 150R Standar Open.KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Persaingan ketat antara Aditya Prakoso dan Wahyu Widodo pada kelas balap CBR 150R Standar Open.

Adalah pebalap bernama Aditya Prakoso yang berjuang untuk mengudeta Wahyu Widodo, pebalap dengan julukan Raja Sirkuit Brigif 15 Kujang II.

Hasilnya setelah memimpin selama 13 lap, Sang Raja pun akhirnya harus rela tahtanya direbut Aditya Prakoso pada lap terakhir.

Tak pelak keseruan itu mengundang decak kagum ratusan penonton yang memadati tribune arena balap Sirkuit Brigif 15 Kujang II.

Keseruan pun masih terus berlanjut, seperti di kelas balap Honda CRF 150L Supermoto Standar Open seri Cimahi.

Pada kelas balap tersebut, peserta tak hanya adu cepat. Mereka juga harus melintasi lintasan jumping sebelum menyelesaikan satu lap.

Hasilnya, pebalap bernama Shaldan Oktadani dari Bekasi menjadi pemenang kelas balap seri Cimahi itu setelah berhasil menempati posisi pertama dari total 18 peserta.

Podium pemenang di kelas balap Honda Sonic 150/Honda GTR Tune Up Pemula seri CimahiKOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Podium pemenang di kelas balap Honda Sonic 150/Honda GTR Tune Up Pemula seri Cimahi

“Bangga rasanya bisa menang, meskipun capek karena mempertahankan posisi pertama bikin stamina terkuras. Berada di depan itu rasanya capek karena merasa dikejar,” ujar Shaldan.

Ia melanjutkan, kemenangannya diraih melalui persiapan yang tidak mudah. Persiapan itu mulai pengaturan mesin hingga persiapan menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Wujud komitmen AHM

Penyelenggaraan HDC 2019 sendiri merupakan wujud komitmen AHM untuk mendukung dan mewadahi masyarakat pencinta balap di Indonesia.

“Kami terus berusaha berinovasi agar bisa semakin meningkatkan kepuasan penggemar balap Honda Tanah Air,” ujar Deputy General Manager Planning dan Analysis PT AHM, Andy Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Gelaran pamungkas HDC 2019 di Cimahi ini pun tak hanya sekadar menyajikan kompetisi adu cepat. Tersedia pula beragam hiburan bagi para pengunjung.

Selain menghadirkan servis gratis, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas test ride untuk bisa mencicipi secara langsung ketangguhan motor Honda.

Panggung Hiburan yang turut hadir untuk pengunjung Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jabar, Minggu (25/11/2019). KOMPAS.com/Anggara Wikan Prasetya Panggung Hiburan yang turut hadir untuk pengunjung Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jabar, Minggu (25/11/2019).

Ada juga keseruan lain yang bisa dinikmati pengunjung seperti booth exhibition, Honda Genuine Parts dan Accessories, serta panggung hiburan.

Segala keseruan HDC 2019, baik balap motor atau beragam acara pendukung lainnya diakui salah satu pengunjung gelaran ini.

“Acaranya bagus. Saya emang suka balapan motor seperti ini. Panggung hiburannya juga keren,” ujar salah satu pengunjung bernama Asep, remaja pelajar SMK yang datang jauh-jauh dari Kota Bandung.