Advertorial

Universitas Esa Unggul Wisuda Lulusan Berdaya Saing di Era Industri 4.0

Kompas.com - 12/12/2019, 13:35 WIB
Acara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019) lalu. DOK. Humas Universitas Esa UnggulAcara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019) lalu.

Universitas Esa Unggul meluluskan 585 wisudawan program diploma, sarjana, dan pascasarjana di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019) lalu. Para lulusan berasal dari berbagai jejang pendidikan, yaitu D3, Profesi/Ahli, S1, dan S2.

Turut hadir pula Pelaksana LLDIKTI Wilayah III, M. Samsuri, yang memberikan kata sambutan pada momen pembukaan acara. Dalam kesempatan ini, Samsuri mengingatkan para lulusan yang hadir untuk selalu berpegang pada prinsip CINTA yang merupakan singkatan dari Collaboration, Innovation, Norma, Transformation, dan Amanah.

“Bekal Anda setelah diwisuda adalah CINTA. C pertama ialah collaboration, yaitu bagaimana Anda setelah diwisuda nanti masuk ke dunia kerja atau di lingkungan masyarakat. Salah satu yang menentukan kesuksesan ialah kemampuan Anda untuk dapat berkolaborasi membangun networking serta bersinergi dengan sesama,” kata Samsuri.

Acara wisuda wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019) lalu.DOK. Humas Universitas Esa Unggul Acara wisuda wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019) lalu.
Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa innovation atau inovasi merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan. Hal tersebut tentunya harus dilandasi oleh ide-ide yang implementatif dan dapat dirasakan manfaatnya.

Sementara itu, norma adalah sesuatu yang harus senantiasa dipatuhi dan dijalankan di lingkungan kerja. Prinsip ini telah diterapkan di Universitas Esa Unggul sebagai salah satu bekal utama para lulusan saat berkecimpung di dunia kerja.

“T dalam CINTA, merupakan transformation. Dalam artian, para lulusan harus mentransformasikan diri mereka ke dalam lingkungan masyarakat maupun dunia kerja untuk mengarahkan kepada perubahan yang positif. A adalah amanah. Amanah ini sangat penting menjadi bekal kalian. Dengan memegang amanah, kalian tidak akan lari dari tanggung jawab dan mampu menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab kalian,” ujar Samsuri.

Senada dengan Samsuri, Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma mengatakan bahwa para wisudawan Universitas Esa Unggul merupakan generasi yang siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di masa depan. Sebab, mereka telah diberikan beragam pelatihan hard skill maupun soft skill selama menempuh pendidikan di "kampus emas".

Acara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul diselenggarakan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019).DOK. Humas Universitas Esa Unggul Acara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul diselenggarakan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019).
Selain itu, Arief juga menjelaskan bahwa para mahasiswa Universitas Esa Unggul juga telah dididik menjadi lulusan yang berkarakter, sehingga lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Setiap lulusan memiliki tiga komponen literasi yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital, yaitu literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia.

“Universitas Esa Unggul membekali para lulusannya dengan tiga literasi baru yang saat ini dibutuhkan untuk bersaing di era 4.0. Pertama literasi data. Para lulusan akan mampu membaca dan menganalisis dengan menggunakan Informasi dari big data untuk mengambil keputusan. Dengan literasi teknologi, para lulusan akan mampu memahami cara kerja mesin seperticoding, artificial intelligence, dan engineering principle,” ungkap Arief.

Lain halnya dengan literasi manusia yang menjadi bekal utama para lulusan Universitas Esa Unggul. Arief yakin bahwa para lulusan memiliki kemampuan memimpin yang baik, bisa bekerja sama dengan tim, mampu bekerja di lingkungan budaya berbeda, serta mempunyai jiwa kewirausahaan.

Acara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul diselenggarakan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019).DOK. Humas Universitas Esa Unggul Acara wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana Universitas Esa Unggul diselenggarakan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2019).
Sementara itu, orasi Ilmiah pada wisuda kali ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo. Dalam orasi ilmiahnya, Patdjono mengimbau para lulusan agar mampu menghasilkan kreativitas, baik itu dalam wujud karya maupun atau sumbangsih pemikiran di masyarakat.

Dirinya pun berharap agar semua lulusan bisa mewujudkan misi kampus, yakni mencetak para entrepreneur muda dan sukses.

“Saya melihat Esa Unggul memiliki potensi yang sangat besar untuk menelurkan para lulusan yang berjiwa entreprenur, apalagi saat ini di era industri 4.0. Tentunya kemudahan dalam ber-entreprenur dapat dijangkau oleh sejumlah pihak termasuk para lulusan. Saya harap di kampus ini muncul digitalpreneur yang berkualitas untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata Patdono.