Advertorial

1 Januari 2020, Seluruh Aplikasi Pembayaran QR Code Wajib Gunakan Standar QRIS

Kompas.com - 15/12/2019, 14:32 WIB
- -

Siapa yang sudah menggunakan QR Code sebagai pembayaran belanja melalui aplikasi? Yes, di kala teknologi semakin canggih dan masyarakat semakin terbuka pada internet, metode pembayaran menggunakan QR Code menjadi alternatif pembayaran yang memberikan kemudahan dalam transaksi jual beli. Apalagi ditambah promo-promo menarik yang ditawarkan, membuat banyak orang memutuskan untuk membeli menggunakan aplikasi yang berbasis QR Code.

Tak heran semakin banyak para penjual yang bekerja sama dengan beragam aplikasi untuk memberikan kemudahan dan promo menarik yang akan menarik calon pembeli di merchant atau tokonya. Bisa dilihat dari berbagai mesin ataupun QR Code berbeda yang berjejer di meja kasir.

Selama ini memang tidak ada standarisasi QR Code di Indonesia sehingga setiap layanan aplikasi pembayaran memiliki QR Code yang berbeda-beda. Hal yang bisa membuat bingung para penjual dan juga pembeli karena banyaknya QR Code yang ada.

Namun, sebentar lagi semuanya akan berubah karena Bank Indonesia telah merilis standar untuk penggunaan QR Code di Indonesia, disebut dengan QR Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan adanya standar ini, penjual dan pembeli diberi kemudahan dalam pembayaran dengan hanya menggunakan satu QR Code.

Dalam pembuatan QRIS sendiri, Bank Indonesia menggandeng Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan akan diimplementasikan dalam skala nasional akan berlaku efektif pada 1 Januari 2020 mendatang.

Dalam tahap awal, QRIS fokus pada penetapan mekanisme transaksi QR Code Merchant Persented Mode (MPM) di mana penjual yang akan menampilkan QR Code untuk pembayaran yang dipindai oleh konsumen ketika transaksi pembayaran.

Contohnya, satu kode di satu toko penjual bisa di-scan untuk pembayaran menggunakan LinkAja, Go-Pay, OVO, ataupun Dana. Berbeda dari yang sebelumnya si penjual toko mendapat berbagai QR Code untuk aplikasi yang berbeda.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan, QRIS yang diusung memiliki semangat UNGGUL (UNiversal, Gampang, Untung, dan Langsung).

"Semangat ini sejalan dengan tema HUT ke-74 Kemerdekaan RI yaitu SDM Unggul Indonesia Maju," ujar Perry ketika peluncuran QRIS yang diadakan pada tanggal 17 Agustus 2019.

Universal yang dimaksud adalah layanan ini bersifat inklusif, untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan di domestik dan luar negeri. Gampang karena transaksi dilakukan dengan mudah dan aman dalam satu genggaman.

Untung karena semuanya jadi serba efisien. Satu QR Code bisa untuk semua aplikasi. Langsung karena transaksi cepat dan seketika saat itu juga sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.