Advertorial

Huawei Bantu Modernisasi Jaringan Biznet

Kompas.com - 23/12/2019, 08:33 WIB

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau yang ada di dalam teritorinya. Tak heran jika Indonesia dijuluki sebagai “Negeri 1.000 Pulau”.

Sebagai peserta ekonomi aktif dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Indonesia secara bertahap meluaskan sektor telekomunikasinya sejak tahun 2000.

Berdasarkan studi Polling Indonesia dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia di tahun 2019 telah mencapai 171 juta orang, tumbuh 10,12 persen dari tahun sebelumnya.

Perkembangan internet saat ini telah menyentuh berbagai pulau yang terisolasi secara fisik. Hal ini menciptakan potensi pengembangan ekonomi sekaligus tantangan untuk para penyedia jasa internet.

Berdiri sejak 2000, Biznet menjadi salah satu perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia yang berkomitmen untuk menghadirkan jaringan internet cepat dan dapat diandalkan.

Biznet memiliki jaringan kabel fiber optik sepanjang 36.000 km yang tersebar di berbagai pulau seperti Jawa, Bali, Sumatera, Batam, Kalimantan, dan Sulawesi, di lebih dari 100 kota besar.

Dengan 500.000 homepass yang dimiliki oleh Biznet, kini semakin banyak rumah dan hunian terkoneksi oleh jaringan internet. Sebagai tambahan, Biznet baru-baru ini juga menghadirkan konten-konten berkualitas lewat layanan Biznet IPTV (Internet Protocol Television).

Selain itu, Biznet juga menghadirkan layanan untuk perusahaan di berbagai segmen dan bidang usaha. Mulai dari usaha kecil dan menengah yang mencakup bisnis startup yang tengah berkembang saat ini, hingga korporasi berskala besar dan berbagai bisnis hospitality seperti resort ternama.

Demi memenuhi kebutuhan pelanggan individual maupun perusahaan, Biznet berupaya untuk terus mengembangkan transformasi digital dalam tubuhnya.

Presiden Direktur Biznet Adi Kusma menyampaikan sebagai perusahaan infrastruktur digital terintegrasi terkemuka di Indonesia, Biznet terus menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada.

“Kami terus mewujudkan berbagai inovasi teknologi terbaru agar dapat memberikan layanan internet terbaik lewat dukungan infrastruktur terkini dan jaringan andal untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Wide Area Network (WAN) Huawei sebagai solusi

Huawei mendukung modernisasi jaringan fiber optik yang dimiliki Biznet dengan menyediakan Inter-Driven Wide Area Network (WAN) berteknologi router NetEngine dan Software-defined Network (SDN) termutakhir.

Lewat arsitektur SDN inovatif, Multiprotocol Label Switching (MPLS) terdepan, dan teknologi optimisasi jaringan IP terkini, teknologi ini menyajikan jaringan yang andal untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) hingga perusahaan berskala besar.

Selain itu, berbagai teknologi tersebut juga dapat membantu Biznet untuk menemukan kendala secara cepat. Mulai dari ketidakseimbangan traffic, rendahnya penggunaan bandwidth, hingga kurangnya efisiensi jaringan.

Biznet Metro Network core node, NE40E + OSN902 menjamin jaringan agar dapat mengakomodasi kebutuhan layanan yang kian bertambah jumlahnya.

Jaringan berkapasitas hingga 100 Gbit/s dan Metro Ethernet 10G/100G menggunakan konfigurasi cincin demi memberikan perlindungan otomatis ketika fiber backbone terputus.

Perangkat Optical Network Terminal (ONT) mendukung teknologi Wi-Fi terkini yang menghadirkan transmisi data yang lebih cepat.

Teknologi IP + Optical menghadirkan pengadaan layanan otomatis, membantu Biznet untuk mengatasi evolusi jaringan masa depan dan memonetisasi layanan terbaru.

Selain itu, Metro Network IP + WDM dan arsitektur ringkasnya dapat mengurangi latensi dan meningkatkan pengalaman penggunanya. BRASs yang terdistribusi dan terpasang dengan MAN untuk menghemat backbone bandwidth serta mencegah akses traffic lintas kawasan.

Teknologi inovatif untuk meningkatkan perekonomian digital

Sejak 2016 Biznet telah mendirikan jaringan dengan potensi perkembangan yang besar di sejumlah wilayah seperti Kediri, Tegal, Sukabumi, Batam, Lampung, hingga Pontianak, yang merupakan kota pertama di Pulau Kalimantan yang telah tercover oleh jaringan Biznet..

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengembangkan usaha kecil, pendidikan, serta taraf hidup masyarakat Indonesia secara luas.

“The New Biznet Fiber menjadi solusi bagi peningkatan kebutuhan akan kapasitas yang lebih besar di masa mendatang,” ujar Adi.

Bentuk dan model layanan ISP kelak menghadapi berbagai peluang dan tantangan besar di era masyarakat canggih pada masa depan. Kemutakhiran jaringan akan menjadi kebutuhan mendesak.

Sejumlah jaringan IP akan berubah, dari arsitektur jaringan yang berpusat pada perangkat konvensional menjadi jaringan intent-driven dan berpusat pada pengguna demi memaksimalkan nilai bisnis kalangan ISPs.

Aspek “kemutakhiran” jaringan IP mencakup virtualisasi jaringan, kegesitan layanan serta O&M canggih, kelak mengusung berbagai teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) serta alat ukur big data.

Jalan menuju dunia yang canggih masih panjang. Huawei akan terus bekerja sama dengan Biznet untuk menjadi mitra transformasi terbaik.

Untuk informasi selengkapnya, silahkan kunjungi halaman ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau