Advertorial

Peduli Kondisi Wuhan, Polisi RI Nyanyikan Lagu “Jiayou Wuhan”

Kompas.com - 07/02/2020, 20:18 WIB

Dalam beberapa bulan belakangan ini, Propinsi Wuhan dan Hubei, Tiongkok sedang mengalami epidemi virus Corona yang menyebar secara cepat. Virus ini menyebar melalui udara dan kontak langsung dengan penderita.

Pemerintah Tiongkok sendiri telah mengerahkan fokusnya agar virus ini dapat segera di atasi penyebarannya dengan membuat dua rumah sakit khusus dalam waktu yang singkat, hanya sepuluh hari. Rumah sakit ini bernama Leishenshan, dan Houshenshan yang berada di propinsi Wuhan, Tiongkok.

Upaya Tiongkok ini mendapat sanjungan dari berbagai belahan dunia, walaupun banyak juga yang menilai pemerintah Tiongkok terlambat bereaksi sehingga menyebabkan virus ini menyebar.

Hal ini membuat Ucok Hans, seorang anggota kepolisian Republik Indonesia yang bertugas di Polres Sarolangun Jambi tergerak hatinya untuk mendukung warga Wuhan. Ucok Hans memang terkenal menyukai lagu mandarin sampai-sampai disebut sebagai “Andy Lau” kepolisian RI. Hal ini yang mendorong dia untuk bernyanyi lagu “Jiayou Wuhan”.

Lagu yang artinya adalah “Ayo Wu Han Bersemangat” ini direkam dan di kirimkan ke Wuhan melalui acara Journal Koh Wang Xin, China Media Group.

Ucok Hans berharap lagu ini dapat membangkitkan semangat warga Wuhan dalam menghadapi epidemi mematikan ini. Setelah lagu ini viral di Tiongkok, Ucok Hans menjadi selebritis online di Tiongkok yang dikenal karena mendukung warga Wuhan dan memberikan semangat dari jauh.

Walaupun dia tidak pernah pergi ke Tiongkok, tapi karena kepeduliannya terhadap warga disanalah yang membuat Ucok Hans berinisiatif untuk membuatkan lagu semangat sebagai bentuk dukungan dari Indonesia. Hal ini juga membuktikan bawha kemanusaan tidak mengenal batasan. Dalam wawancara terpisah Ucok Hans juga berbicara “Asal bergotong royong, bahu membahu, segala virus dan penyakit pasti dapat diatasi.”

Sebagai anggota kepolisian RI, tentu saja ini bisa mereprentasikan bahwa institusi Polri turut mendukung warga Wuhan untuk semangat dan bertahan dalam menghadapi situasi genting ini.

Rakyat di Tiongkok juga terharu dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Ucok Hans yang sangat menginspirasi sehingga warga Wuhan bisa terus semangat dan positif mengetahui bahwa dunia internasional mendukung mereka dalam menghadapi bencana epidemi virus Corona yang sedang melanda Tiongkok ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau