Advertorial

Tim Jelajah Wisata Sulawesi 2020 Sampai di Sulawesi Utara

Kompas.com - 28/02/2020, 18:01 WIB

KOMPAS.com-Sebanyak 14 unit mobil dari komunitas JK Merah Putih Community (JKMPC) bersama dengan Rusli Habibie selaku Gubernur Gorontalo tengah melaksanakan Touring Jelajah Wisata Sulawesi (JWS).

Pada etape 7 ini, para perserta melanjutkan perjalanannya dimulai dari depan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo dengan tujuan akhir Sulawesi Utara. Menggunakan kendaraan berjenis Rubicon, para peserta JWS dilepas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Darda Daraba.

Saat pelepasan pun, para peserta touring JWS tak lupa untuk swafoto di panggung yang sudah disiapkan, foto tersebut merupakan memori bahwa Rubicon peserta sudah pernah mencicipi aspal Gorontalo.

Selain peserta, terdapat juga 37 unit kendaraan pendukung, seperti patroli lalu lintas, tim dinas perhubungan, mekanik, dan tim medis.

Antusias warga sekitar dan peserta saat memulai Touring Jelajah Wisata Sulawesi.DOK. Pemprov Gorontalo Antusias warga sekitar dan peserta saat memulai Touring Jelajah Wisata Sulawesi.

Rusli berpendapat touring ini adalah momentum yang baik untuk memperkenalkan beberapa titik pariwisata di Pulau Sulawesi. Selain itu, setiap pemerintah daerah yang akan disinggahi juga antusias untuk melakukan penyambutan tim touring JWS.

“Sulawesi adalah pulau dengan segudang budaya dan pariwisatanya. Kami sangat senang berkesempatan untuk melihat kekayaan alam yang ada di Sulawesi,” ucap Rusli Habibie.

Pada perjalanan pertama para perserta akan singgah dulu ke Kota Kotamobagu, untuk bermalam di sana. Kemudian esok harinya melanjutkan perjalanan ke Manado.

“Saat tiba di Menado rencananya kami akan disambut oleh Pak Mayjen Putranto, Dankodiklat, juga teman teman lainnya,” kata Rusli.

Beberapa kabupaten serta kota yang akan disinggahi Touring JWS, adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Boltim, kota Kotamobagu, Kota Tomohon, dan Manado.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau