Advertorial

PLN Dorong Percepatan Pembebasan Lahan untuk Bangun SUTT 150 kV Tegalluar Incomer

Kompas.com - 28/02/2020, 18:17 WIB

KOMPAS.com – PT PLN (Persero) nantinya akan mendukung pasokan listrik untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung yang ditargetkan beroperasi pada 2021. Oleh sebab itu, untuk mendukung pasokan listrik tersebut PT PLN (Persero) membangun jaringan SUTT 150 kV Tegalluar Incomer.

Jaringan SUTT tersebut rencananya akan melintasi tujuh desa di dua kecamatan. Desa-desa tersebut antara lain adalah Cileunyi Wetan, Cileunyi Kulon, Cibiru Hilir, Cimekar, Cinunuk yang berada di Kecamatan Cileunyi, serta Rancaekek Kulon dan Rancaekek Wetan yang berada di Kecamatan Rancaekek.

Demi percepatan pembangunannya PT PLN (Persero) tahun ini mengupayakan percepatan proses pembebasan lahan tapak tower di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Proses pembebasan lahan yang dilakukan mengacu kepada Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Menurut undang-undang tersebut tahap pembebasan lahan terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT I Cokky A F Yuska B mengatakan bahwa saat ini pembebasan lahan berada pada tahap persiapan dan pelaksanaan.

“Untuk progres tanah tapak tower saat ini PLN sedang dalam tahapan persiapan dan pelaksanaan pengadaan tanah meliputi kegiatan identifikasi awal, koordinasi dengan dinas terkait, inventarisasi, dan sosialisasi ke masyarakat,” ujarnya.

PLN, dalam proses pembebasan lahan juga melibatkan jajaran muspika setempat. Mulai dari  camat, Kapolsek, Danramil, kepala desa, dan ketua BPD dalam setiap proses pengadaan tanah yang dilalui.

“Dalam setiap prosesnya kami selalu mengajak semua elemen masyarakat di sekitar proyek. Harapannya agar masyarakat tahu bahwa pembangunan ini merupakan kebutuhan dan untuk kepentingan bersama serta dilakukan secara transparan dan memastikan bahwa hak dan kepentingan masyarakat tetap terjaga,” ujar Cokky.  

Selain proyek ini, beberapa proyek pembangunan lainnya juga tengah disiapkan PLN untuk memasok kebutuhan listrik proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Beberapa di antaranya adalah pembangunan SUTT 150 kV Cirata – Padalarang Baru II, SUTT 150 kV Padalarang Baru – Padalarang Baru II, GIS 150 kV Karawang, GIS 150 kV Tegalluar, dan GIS 150 kV Padalarang Baru II.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau