Advertorial

PLN UIP JBT I Berlakukan Pencegahan Penyebaran Virus Corona di Lingkungan Kerja

Kompas.com - 09/03/2020, 13:15 WIB

Mengantisipasi penyebaran virus Corona atau COVID-19 yang masih belum diketahui obatnya, PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah I (PLN UIP JBT I) mulai melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus di lingkungan kantor PLN UIP JBT I.

Pengecekan suhu mulai dilakukan oleh satuan pengamanan kantor / security kepada setiap tamu dan pegawai yang mendatangi kantor PLN UIP JBT I.

“Pengecekan suhu tubuh ini sudah kami berlakukan sejak hari Jumat (06/03/2020), Maret lalu untuk setiap tamu yang berkunjung ke kantor. Khusus pegawai, pengecekan suhu akan dilakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore,” ujar Nendi Hidayat, Pejabat Pengendali K3L PLN UIP JBT I.

Bagi karyawan yang mempunyai suhu badan di atas 37,5derajat celcius, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan kantor dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di klinik terdekat.

Upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang diberlakukan di lingkungan kantor PLN UIP JBT I merupakan tindak lanjut dari arahan Direksi dalam surat Edaran Direksi PT PLN (Persero) No. 0002.E/DIR/2020 tentang Antisipasi Penyebaran Virus Corona.

Selain pengecekan suhu tubuh, antisipasi lain yang dilakukan di antaranya melakukan edukasi kepada seluruh pegawai dan tenaga alih daya untuk meningkatkan awareness tentang langkah-langkah yang tepat dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Seperti menyediakan hand sanitizer, menyediakan masker bagi pegawai yang sedang dalam kondisi kurang sehat seperti demam, flu / batuk, dan memasang poster terkait upaya pencegahan virus Corona di lingkungan kantor.

Memberikan masker secara gratis untuk karyawan yang sedang sakitDok. PLN UIP JBT I Memberikan masker secara gratis untuk karyawan yang sedang sakit

PLN UIP JBT I juga mengimbau kepada tamu, pegawai, dan tenaga alih daya yang baru saja melaksanakan cuti maupun perjalanan dinas ke Negara/wilayah terjangkit Corona untuk mengisi Form Deklarasi Kesehatan sebelum memasuki lingkungan kantor PLN UIP JBT I.

“Upaya pencegahan ini tidak hanya kami terapkan di Kantor Induk namun hingga unit-unit pelaksana proyek. Hingga saat ini di lingkungan kantor PLN UIP JBT I masih aman dari Virus Corona namun kita akan tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi yang perlu,” imbuh Nendi.

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan tubuh terinfeksi virus ini.

Menjaga kebersihan, menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup, menggunakan masker saat flu/batuk, menghindari lokasi yang sudah dinyatakan positif corona, tidak panik dan segera berobat jika mengalami gejala demam maupun sesak napas adalah beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan.

Diharapkan dengan adanya edukasi yang baik, kita dapat dengan tenang menerapkan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus Corona serta tidak mudah percaya maupun ikut serta menyebarkan informasi yang bersifat hoax .

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau