Advertorial

Genjot Ekonomi Kerakyatan, BRI Galakkan Program Perhutanan Sosial di Bali

Kompas.com - 09/03/2020, 15:46 WIB

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung ekonomi kerakyatan melalui program Perhutanan Sosial di Bali. Program tersebut dilakukan kepada masyarakat di tiga lokasi yakni Desa Panji dan Desa Selat di Kabupaten Buleleng, serta Desa Sebudi di Kabupaten Karangasem.

Beberapa bentuk pemberdayaan yang diberikan oleh BRI antara lain peningkatan kapasitas SDM berupa pelatihan kerajinan Hasil Hutan Non-Kayu (Bambu dan Rotan), serta peningkatan keragaman tanaman buah di Zona Pemanfaatan Hutan Desa.

Pelatihan bahasa Inggris dan perbaikan sarana prasarana juga diberikan untuk kebutuhan wisata alam yang berada di kawasan Perhutanan Sosial.

Direktur Bisnis Mikro Bank BRI Supari mengungkapkan BRI berkomitmen untuk terus fokus ke segmen mikro dengan melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para pelaku usaha.

“Melalui Program BRI Peduli, Kami juga memberikan bantuan program Perhutanan Sosial dan sarana prasarana dengan total nilai lebih dari Rp 440 juta,” ungkap Supari, saat ikut menghadiri acara penyerahan bantuan di pasar Kedonganan, Bali (05/03/2020).

Perhutanan Sosial merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK).

Program yang bertujuan untuk pengelolaan hutan secara lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat guna meningkatkan kesejahteraan, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya.

Selain itu, Perhutanan Sosial merupakan program nasional untuk pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan yang didukung oleh tiga pilar yakni lahan, kesempatan usaha dan sumber daya manusia.

Melalui program ini, masyarakat bisa ikut serta mengelola dan mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari hutan.

“Hadirnya Bank BRI di ekosistem pasar dan Perhutanan Sosial merupakan salah satu respons perseroan mendukung percepatan pengentasan kemiskinan yang terkonsolidasi, terintegrasi, dan tepat sasaran melalui pembiayaan modal kerja dan fasilitas layanan perbankan lainnya kepada pelaku usaha,” pungkas Supari.

Hingga akhir Januari 2020, BRI telah melaksanakan program Perhutanan Sosial dalam bentuk pemberdayaan masyarakat di 42 titik lokasi di 17 kabupaten/kota. Luasan lahan hutan yang di kelola oleh hampir 6000 petani adalah lebih dari 31 ribu hektare.

BRI juga telah menyalurkan pembiayaan mikro kepada lebih dari 2 ribu penerima dengan nilai lebih dari Rp 43 Miliar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau