Advertorial

Hadapi Penyakit Corona, Menteri BUMN Jamin Stok Beras Aman

Kompas.com - 09/03/2020, 15:59 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah menjamin keamanan stok beras nasional dalam menghadapi penyakit corona 2019 atau COVID-19. Hal ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat mengunjungi Kompleks Pergudangan BULOG di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (04/03/2020).

Stok beras aman. Kita saksikan sendiri BULOG mampu menyediakan beras untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata Erick yang ditemani Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso saat meninjau stok beras.

Kedatangan Erick ke gudang BULOG juga menjawab keresahan dan kepanikan masyarakat terkait kebutuhan pangan. Menteri BUMN pun meminta masyarakat untuk tidak panik dan cemas secara berlebihan.

“Pemerintah serius melindungi masyarakat. Kita hadapi bersama. Percayalah, bersatu selalu menguatkan kita,” imbuhnya.

Pihak BULOG sendiri memastikan, lonjakan permintaan beras akibat COVID-19 ini masih bisa dipenuhi. Bahkan, perusahaan plat merah di bidang pangan ini menjamin ketersediaan beras di kondisi apa pun, tidak hanya terkait antisipasi virus corona. BULOG juga sudah menyiapkan strategi dan mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran dalam memenuhi kebutuhan beras di seluruh Indonesia.

"Tidak ada masalah, BULOG menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. BULOG akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan beras tersebut," ujar Budi Waseso.

Stok beras BULOG per Selasa (04/03/2020) mencapai 1,6 juta ton. Beras sebanyak itu tersebar di 1.647 di gudang-gudang milik BULOG. Stok beras ini akan terus bertambah, sebab sebentar lagi masa musim panen raya akan tiba. Dengan demikian, pasokan beras Indonesia betul-betul aman dalam menghadapi situasi apa pun.

Adapun, stok beras di gudang Jakarta mencapai 334 ribu ton. Stok sebesar ini hanya kalah dengan stok BULOG di gudang Jawa Timur yang memiliki stok beras terbanyak di Indonesia.

BULOG juga menjamin penyaluran beras ke masyarakat tidak terhambat. Perusahaan plat merah ini sudah bekerja sama dengan platform dagang elektronik (e-commerce) dalam menyalurkan beras secara daring di tujuh kota besar, di antaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Penyaluran secara luring pun dipastikan tidak menghadapi kendala. Masyarakat bisa membeli beras milik BULOG di gerai Rumah Pangan Kita yang tersebar di seluruh Indonesia. Beras BULOG juga bisa dibeli di toko retail modern.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau