Advertorial

Bahaya Polusi Udara bagi Anak-anak

Kompas.com - 13/03/2020, 13:04 WIB

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, berita tentang polusi udara yang buruk sudah menjadi makanan sehari-hari. Bahkan, dilansir dari Kompas.com, Kamis (29/07/2020) pada Agustus tahun lalu, Jakarta sempat menduduki peringkat satu sebagai kota yang mempunyai kualitas udara paling buruk di Dunia.

Salah satu dampak dari polusi udara adalah masalah kesehatan. Udara yang tidak sehat dan kita hirup setiap hari, dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan juga saluran cerna.

Bagi Anak-anak dua sampai tiga tahun pertama, persentase terkena infeksi lebih besar karena proses maturasi organ yang masih berkembang dan belum sempurna. Anak yang terpapar polusi memiliki tingkat risiko hingga dua kali lebih tinggi terkena infeksi saluran napas atas (URTI).

Selain karena faktor maturasi organ, kegiatan anak-anak yang sering bergerak mengakibatkan anak cenderung bernapas lebih cepat. Sehingga, anak akan lebih banyak menghirup udara yang terpapar polusi.

Lingkungan bermain dan belajar anak juga mempunyai kemungkinan paparan polusi udara. Dampaknya jika dihirup setiap hari akan mengakibatkan efek jangka pendek seperti infeksi, alergi, asma dan juga mempunyai risiko jangka panjang seperti penyakit degeneratif organ atau kronik.

Oleh karena itu, pemenuhan nutrisi bagi anak merupakan suatu keharusan. Nutrisi yang tepat dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga tubuhnya menjadi resistan terhadap penyakit.

Dalam memilih pemenuhan nutrisi anak, sayur dan buah bisa menjadi sumber nutrisi.

Selain itu, susu juga merupakan sumber nutrisi yang penting. Tetapi, Anda harus cermat dalam memilih produk susu.

Anda harus yakin bahwa produk susu pilihan senantiasa memenuhi nutrisi anak yang dan terbukti secara klinis dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Didukung oleh ratusan ahli di Eropa, Nutrilon Royal ACTIDUOBIO+ dapat menjadi pilihan Anda untuk melindungi anak Anda dari penyakit akibat paparan polusi udara, karena sudah terbukti secara klinis dapat meningkatkan daya tubuh Anak.

Susu ini memiliki nutrisi yang mampu mendukung daya tubuh imun anak, antara lain LCPUFA (DHA dan EPA) untuk pembentukan sel-sel imun dan juga FOS GOS 1:9 yang sudah didukung oleh lebih dari 55 studi ilmiah.

Penelitian menunjukkan, dalam dua minggu, kombinasi antara EPA dan DHA 101.4 mg per hari dan FOS GOS 1:9 6.3g per hari dapat menurunkan risiko infeksi seperti URTI. Dari uji klinis, kombinasi keduanya juga mampu mendukung sistem imun.

Maka dari itu, yuk lengkapi asupan harian anak dengan Nutrilon Royal ACTIDUOBIO+ untuk dukung sistem kekebalan tubuhnya!

Cek selengkapnya di sini, dan untuk mengetahui informasi tentang nutrisi Anda dapat mengunjungi www.nutriclub.co.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau