Advertorial

Indocraft 2020, Gelar Produk Etnik Milenial Batik dan Craft, serta Rangkaian Acara Menarik

Kompas.com - 13/03/2020, 17:18 WIB

Memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-17, Indocraft 2020 kembali menghadirkan ragam terbaru produk-produk batik dan craft yang merupakan kategori produk andalan ekonomi kreatif Indonesia. 

Di tengah maraknya isu global mengenai virus corona, pameran Indocraft 2020 tetap digelar sesuai jadwal, yaitu pada 11-15 Maret di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center (JCC). 

Hal tersebut dilakukan demi memberikan solusi kepada para pecinta batik dan produk fesyen etnik nusantara untuk menambah koleksi busana, aksesoris, dan hasil kerajinan dengan motif, model dan desain terbaru, serta mendapatkan harga khusus yang berlaku selama pameran. 

Pameran Indocraft 2020 dibuka oleh Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, pada Rabu (11/03/2020), dan disaksikan antara lain oleh Ketua Umum Komunitas Desainer Etnik Indonesia Raizal Buyung Raiz, Ketua Umum Komunitas Cinta Berkain Sita Hani, dan Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, masing-masing bersama rekan pengurus organisasi. 

Semua pengurus dan anggota organisasi tersebut merupakan pengusaha kecil menengah yang bergerak dalam bidang usaha kreatif yang terus mengokohkan basis usaha dengan fokus perluasan jaringan pemasaran, utamanya melalui kepesertaan pameran. 

Sinergi Desainer UKM
Sebagai pameran Business-to-Customer (B2C) di sektor ekonomi kreatif, Indocraft 2020 menjadi ajang promosi efektif bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) mandiri dan binaan. 

Dalam kesempatan ini mereka menampilkan dan memasarkan langsung ragam produk andalan terbaru, bersama dengan para desainer profesional dalam satu sinergi promosi produk ekonomi kreatif dengan ciri khas dan daya tarik masing-masing.

Menkop dan UMKM Teten Masduki mengunjungi booth pameran Indocraft 2020. Dok. PT Debindomulti Adhiswasti Menkop dan UMKM Teten Masduki mengunjungi booth pameran Indocraft 2020.

Selama lima hari pameran juga digelar peragaan busana karya para desainer yang mengangkat tema-tema pesona nusantara, misalnya Pesona Alam Sambas Kalimantan Barat by Savitri, "Pesona Sulawesi Selatan” by Wanti Eldrin, Busana Pria Elegan Tenun NTB by Feri Kuncoro, dan Minangkabau Heritage by Ida Leman. 

Selain itu, masih banyak lagi karya elegan dari para perancang busana lainnya yang menampilkan tren milenial terkini, yang dipandu oleh Lendra Halim dan Vino Saga. 

Pameran Indocraft 2020 juga dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan presentasi oleh MNC, talkshow oleh Indonesia Ethnic Designer Community, workshop, dan demo make up oleh Wardah serta Ethnic Millenial Model Award 2020. 

Pameran Indocraft 2020 diselenggarakan oleh PT Debindomulti Adhiswasti, didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, serta berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah yang secara khusus dan konsisten menumbuhkembangkan potensi ekonomi kreatif menuju Indonesia maju dan SDM unggul.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau