Advertorial

Bantu Pemerintah Lawan COVID-19, BRI Pasang Ratusan Sarana Cuci Tangan

Kompas.com - 23/03/2020, 13:56 WIB
Sarana cuci tangan yang disediakan BRI di tiap kantor cabang maupun e-channel BRI. Dok. BRISarana cuci tangan yang disediakan BRI di tiap kantor cabang maupun e-channel BRI.

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan beberapa langkah untuk mendukung pemerintah dalam menanggulangi wabah COVID-19, mengingat pasien positif virus corona terus bertambah tiap hari.

Langkah tersebut antara lain mengarahkan pekerja dan karyawan BRI untuk bekerja dari rumah atau work from home. BRI juga telah mengimbau nasabah untuk melakukan penjarakan sosial (social distancing) dengan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Selain itu, BRI juga sudah menyiapkan fasilitas ekstra bagi masyarakat yang hendak mengunjungi unit kerja BRI, seperti kantor cabang maupun gerai e-channel BRI. Fasilitas ekstra ini berupa sarana cuci tangan gratis.

Adapun fasilitas ekstra ini akan disiapkan di depan kantor cabang BRI di wilayah pandemi, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Bali.

Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto mengatakan, fasilitas ini nantinya secara bertahap akan diimplementasikan di 467 kantor cabang BRI seluruh Indonesia.

Sarana cuci tangan tersebut dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat saat mereka melewati unit kerja BRI, terlebih setelah bertransaksi di banking hall dan e-channel BRI, seperti ATM, CRM, dan EDC BRI.

“BRI akan membuatkan sarana cuci tangan ini secara bertahap di seluruh kantor cabang BRI, kami memperhatikan dengan seksama wilayah-wilayah yang perlu didahulukan,” ungkap Amam, dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/03/2020).

Implementasi menyeluruh fasilitas ekstra tersebut sudah dilakukan di kantor wilayah Bali. Masyarakat dapat menemukan fasilitas cuci tangan gratis di kantor cabang BRI Renon, Gajah Mada, Gatot Subroto Denpasar, dan Kuta.

Amam melanjutkan, selain Bali, BRI telah menempatkan beberapa fasilitas tersebut di Jawa dan Kalimantan, seperti Blitar, Jawa Timur; Singkawang, Kalimantan Barat; dan Jawa Tengah.

Ia menambahkan, sejumlah langkah juga telah dilakukan di seluruh unit kerja BRI, khususnya di daerah-daerah “merah” COVID-19, di antaranya pemeriksaan suhu tubuh bagi nasabah dan pekerja BRI dengan thermo screener, penggunaan masker bagi pekerja BRI, penempatan hand sanitizer, penggunaan sarung tangan, dan penyemprotan disinfektan di seluruh unit kerja BRI.

“Kami juga mengarahkan dan mengedukasi nasabah untuk bertransaksi secara online dengan menggunakan Mobile Banking BRI atau BRIMo, Internet Banking, dan jaringan e-channel BRI. Hal tersebut kami harapkan dapat meminimalisasi kunjungan nasabah ke banking hall sehingga menekan kemungkinan penyebaran COVID-19 di Indonesia,” tutup Amam.