Advertorial

Kucurkan Rp 17,5 Miliar, Tempo Scan Group Bantu Lawan COVID-19 di Indonesia

Kompas.com - 03/04/2020, 14:48 WIB
Senilai total Rp 17,5 miliar dari Tempo Scan Group siap didonasikan bagi permasalahan COVID-19 di Indonesia. Dok. Tempo Scan GroupSenilai total Rp 17,5 miliar dari Tempo Scan Group siap didonasikan bagi permasalahan COVID-19 di Indonesia.

Wabah virus COVID-19 kini telah menjadi perhatian dunia. Tak hanya masyarakat umum, virus ini juga mengancam tim medis yang menanganinya.

Peduli dengan pandemi ini, Tempo Scan Group (TSG) produsen produk-produk unggulan seperti hemaviton, bodrex, vidoran, MY BABY, Marina dan SOS akan memberikan bantuan donasi senilai Rp 15 miliar. Dana tersebut akan ditambah dengan partisipasi sukarela dari direksi, jajaran manajemen, beserta segenap karyawan senilai Rp 2,5 miliar. Jadi, total nilai bantuan yang akan disalurkan oleh Tempo Scan Group berjumlah Rp 17,5 miliar.

Menurut Handojo S. Muljadi - Presiden Direktur Tempo Scan Group, donasi ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang juga didukung oleh partisipasi segenap karyawan/wati Tempo Scan Group.

Partisipasi dari Keluarga Besar Tempo Scan Group ini merupakan wujud nyata dari penjabaran core value perusahaan, yaitu “Bertanggung jawab” dan “Bermanfaat” terhadap bangsa dan negara.

Mengingat keterbatasan persediaan barang-barang yang dibutuhkan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan diusahakan untuk menyelesaikan pada awal bulan Mei 2020.

Sejumlah dana tersebut akan direalisasikan dalam bentuk :

  1. Rapid Test yang akan diperbantukan kepada BNPB serta Instansi Pemerintah lain yang membutuhkan sebesar Rp 8 miliar.
  2. Berbagai jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang ditujukan kepada para tenaga medis Indonesia khususnya yang berjuang dan bekerja di lini depan di rumah sakit Indonesia sebesar Rp 7,5 miliar.
  3. Produk obat-obatan, vitamin, minuman, susu anak, hand sanitizier, disinfektan, sabun, dan pembersih lantai yang diberikan kepada para anggota masyarakat Indonesia yang membutuhkan karena terdampak oleh COVID-19 sebesar Rp 2 miliar.

Selanjutnya, tahapan realisasi akan dilakukan secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban komitmen terhadap bantuan donasi tersebut.

Upaya ini diharapkan mampu membantu Indonesia untuk lebih cepat menyelesaikan pandemi virus COVID-19 dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.