Advertorial

Bantu Tenaga Medis Lawan Covid-19, Pertamina Salurkan APD ke Sejumlah Faskes di Kabupaten Bogor

Kompas.com - 28/04/2020, 13:26 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) terus aktif berperan dalam memerangi Covid-19 di Indonesia. Terbaru, perusahaan pelat merah ini menyalurkan alat perlindungan diri (APD) ke sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Bogor.

Bantuan tersebut diberikan agar tenaga medis yang berada di garda terdepan mendapatkan perlindungan. Dengan demikian, penanganan pasien dengan Covid-19 dapat berjalan lebih efektif.

Adapun, bantuan yang disalurkan Pertamina berupa 500 APD disposable, 50 pasang sepatu boot medis, 10 set APD lengkap, 50 masker KN95, serta 20 botol hand sanitizer.

Penyerahan simbolis bantuan dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina Tajudin Noor kepada Direktur Eksekutif Yayasan Bhakti Suratto, Iryanto, dan Kepala Klinik rumah Sehat Cikeas (RSC), dr. Hasanah.

Dokter Hasanah pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Pertama ini.

“Bantuan Pertamina sangat bermanfaat bagi kami karena Rumah Sehat Cikeas juga merupakan faskes tingkat pertama yang melayani pasien BPJS di wilayah ini,” jelasnya.

Nantinya, selain di Rumah Sehat Cikeas, bantuan APD akan disalurkan ke beberapa fasilitas kesehatan lain di Kabupaten Bogor. Faskes tersebut di antaranya faskes di Kecamatan Cileungsi, Caringin, Dramaga, Ciampea, Cibinong, Citereup, Cariu, Klapanunggal, dan Bojonggede.

Tajudin berharap, bantuan Pertamina tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi para tenaga kesehatan, baik dokter maupun paramedik, di Kabupaten Bogor.

Ia menambahkan, bantuan APD tersebut merupakan bagian dari program bina lingkungan yang diinisiasi Pertamina di bidang kesehatan.

Selain program tersebut, Pertamina juga mendorong pelaku usaha mikro menengah binaannya untuk berkontribusi dalam memproduksi peralatan kesehatan, seperti masker kain, face shields, produk wastafel, dan produk pangan saat masa pandemi Covid-19.

“Pertamina senantiasa berkomitmen untuk hadir melayani masyarakat, baik dalam pelayanan energi maupun sosial,” ujar Tajudin.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau