Advertorial

Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19 Jadi Momen Tepat Perkuat Silaturahmi

Kompas.com - 05/05/2020, 22:09 WIB

Bulan suci Ramadan tahun ini terasa berbeda. Tak ada hiruk pikuk perayaan bulan puasa yang biasa dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Perbedaan nuansa dan suasana tersebut terjadi lantaran momen Ramadan berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan dunia.

Demi menekan penyebaran virus corona tipe baru atau SARS-CoV-2, pemerintah telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Dengan kebijakan ini, tradisi dan momen Ramadan seperti buka puasa bersama, ngabuburit, salat Tarawih berjamaah di masjid, hingga mudik Lebaran ditangguhkan.

Meski terasa berbeda, bukan berarti esensi dari bulan suci umat muslim ini tak bisa dirasakan. Momen Ramadan tahun ini bisa dijadikan sebagai refleksi diri dan momen saling menguatkan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Selama karantina mandiri di bulan suci Ramadan, Anda bisa melakukan refleksi tentang hal-hal yang dilakukan di masa lalu untuk melakukan perbaikan diri. Kadar keimanan dan spiritualitas pun meningkat lewat perenungan ini.

Selain itu, esensi Ramadan sebagai momen menyambung silaturahmi dan berbagi bisa didapatkan. Situasi pandemi ini membuktikan bahwa tidak ada yang lebih penting dari silaturahmi dalam menghadapi masa-masa sulit.

Saling terhubung dengan keluarga, teman, dan kolega di tengah pembatasan sosial dapat menjadi penyemangat. Keeratan tali silaturahmi tersebut dapat mengikis perasaan terisolasi selama karantina mandiri.

Saat ini, cara terbaik untuk merekatkan silaturahmi dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi. Makna kebersamaan bisa didapat cukup dengan menanyakan kabar lewat pesan singkat, panggilan suara, atau video.

Kebersamaan selama Ramadan di tengah pandemi Covid-19 tersebut menginspirasi IM3 Ooredoo untuk menghadirkan kampanye bertajuk “Tidak Ada yang Lebih Penting dari Silaturahmi”.

Kampanye tersebut bertujuan untuk memberi semangat kepada masyarakat Indonesia di tengah keterbatasan.

Meski berjarak secara fisik dan sosial, kebersamaan secara virtual dapat meningkatkan kepatuhan dalam menaati kebijakan pemerintah demi kebaikan bersama.

Sebagai bentuk dukungan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota internet dengan harga lebih terjangkau. Dengan paket ini, Anda dapat terus terkoneksi dan bersilaturahmi dengan keluarga dan teman setiap hari.

Bukan itu saja, lewat aktivasi paket Freedom Kuota Harian, Anda juga berpartisipasi dalam penanganan Covid-19. Sebab, IM3 Ooredoo akan mendonasikan Rp 2.000 dari setiap aktivasi paket tersebut.

Anda bisa menikmati kuota utama 1 GB per hari dari paket Freedom Kuota Harian untuk terhubung lewat internet selama 24 jam tanpa batasan waktu.

Kelebihan lainnya, pulsa Anda takkan terpotong bila kuota utama harian habis. Sebab, paket Freedom Kuota Harian ini sudah dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe.

Pilihan paket terbaru IM3 Ooredoo tersebut juga beragam. Mulai dari harga Rp 19.000 untuk kuota 7 GB dengan masa aktif 7 hari, kuota 14 GB/masa aktif 14 hari dengan harga Rp 39.900, dan kuota 28 GB/masa aktif 28 hari seharga Rp 74.900.

Tunggu apa lagi, segera aktifkan paket Freedom Kuota Harian dari IM3 Ooredoo untuk menyambung silaturahmi selama Ramadan. Untuk informasi lebih lengkap, bisa mengunjungi situs web https://im3ooredoo.com/freedomharian.

Jangan lupa pula putar video musik “Ramai Sepi Bersama” dari Hindia, Yura Yunita, Sal Priadi, dan Kunto Aji di akun YouTube IM3 Ooredoo untuk menambah semangat #SilaturahmiSetiapHari.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau