Advertorial

Silaturahmi Setiap Hari secara Virtual Mampu Menstimulus Kinerja Sistem Imun

Kompas.com - 12/05/2020, 22:34 WIB

KOMPAS.com – Silaturahmi punya manfaat besar bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Selain menciptakan kerukunan, bersilaturahmi juga dapat menjaga kesehatan mental.

Biasanya, momen silaturahmi sangat terasa kuat saat memasuki Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Momen tersebut menjadi waktu terbaik untuk mengunjungi saudara, kerabat, teman, dan tetangga.

Namun, Ramadan dan Idul Fitri tahun ini bakal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, momen spesial umat muslim ini dibarengi dengan pandemi Covid-19.

Penyakit yang disebabkan virus corona tipe baru atau SARS-CoV-2 sangat berdampak pada kehidupan, termasuk cara berinteraksi. Karena mampu menyebar dengan cepat, kebijakan physical distancing dan beraktivitas di rumah saja pun diterapkan.

Akibatnya, beberapa tradisi khas Ramadan dan Lebaran tahun ini terpaksa ditangguhkan. Takkan ada buka puasa bersama, bahkan mudik pun ditiadakan.

Meski demikian, silaturahmi tetap harus dilakukan. Sebab, merekatkan tali silaturahmi juga menjadi salah satu cara terbaik untuk membantu saudara, kerabat, dan teman dalam menjalani masa sulit seperti sekarang.

Saling menanyakan kabar dan bertukar cerita selama menjalani physical distancing mampu menekan stres selama di rumah saja. Kegiatan bersilaturahmi ini juga mampu menumbuhkan perasaan positif yang baik bagi kesehatan mental.

Selain kesehatan mental, bersilaturahmi juga mampu menstimulus kerja sistem imun manusia. Hal ini dibuktikan dalam riset Sheldon Cohen yang dikutip dari Psychology Today.

Menurut Cohen, orang yang merasa bahagia, senang, dan relaks cenderung memiliki risiko kecil terserang penyakit flu. Sementara, orang yang jarang terhubung dengan orang terdekat dan merasa stres dan terisolasi justru mudah sakit terinfeksi penyakit.

Physical distancing selama pandemi Covid-19 memang berisiko memunculkan perasaan terisolasi. Namun demikian, kita masih bisa beradaptasi untuk tetap saling terhubung dan bersilaturahmi.

Perkembangan teknologi informasi dan perangkat digital memungkinkan kita untuk bercengkerama dengan orang terdekat. Kita bisa menggunakan aplikasi video call, berkirim pesan, maupun bermain gim bersama.

Cara-cara tersebut merupakan bagian dari praktik bersilaturahmi sehingga menjaga kita untuk tetap waras selama berada di rumah.

Keutamaan bersilaturahmi selama Ramadan di tengah pandemi Covid-19 tersebut menginspirasi IM3 Ooredoo untuk menghadirkan kampanye bertajuk “Tidak Ada yang Lebih Penting dari Silaturahmi”. Kampanye tersebut bertujuan untuk memberi semangat kepada masyarakat Indonesia di tengah keterbatasan.

Sebagai bentuk dukungan, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Kuota Harian yang memberikan kuota internet dengan harga lebih terjangkau. Dengan paket ini, Anda dapat terus terkoneksi dan bersilaturahmi dengan keluarga dan teman setiap hari.

Bukan itu saja, lewat aktivasi paket Freedom Kuota Harian, Anda juga berpartisipasi dalam penanganan Covid-19. Sebab, IM3 Ooredoo akan mendonasikan Rp 2.000 dari setiap aktivasi paket tersebut.

Anda bisa menikmati kuota utama 1 GB per hari dari paket Freedom Kuota Harian untuk terhubung lewat internet selama 24 jam tanpa batasan waktu.

Kelebihan lainnya, pulsa Anda takkan terpotong bila kuota utama harian habis. Sebab, paket Freedom Kuota Harian ini sudah dilengkapi dengan benefit Pulsa Safe.

Pilihan paket terbaru IM3 Ooredoo tersebut juga beragam. Mulai dari harga Rp 19.000 untuk kuota 7 GB dengan masa aktif 7 hari, kuota 14 GB/masa aktif 14 hari dengan harga Rp 39.900, dan kuota 28 GB/masa aktif 28 hari seharga Rp 74.900.

Tunggu apa lagi, segera aktifkan paket Freedom Kuota Harian dari IM3 Ooredoo untuk menyambung silaturahmi selama Ramadan. Untuk informasi lebih lengkap, bisa mengunjungi situs web https://im3ooredoo.com/freedomharian.

Jangan lupa pula putar video musik “Ramai Sepi Bersama” dari Hindia, Yura Yunita, Sal Priadi, dan Kunto Aji di akun YouTube IM3 Ooredoo untuk menambah semangat #SilaturahmiSetiapHari.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau