Advertorial

Pertamina Hulu Energi Lanjutkan Pengeboran Dua Sumur Baru di Blok Nunukan

Kompas.com - 26/05/2020, 11:23 WIB
Peresmian tajak sumur baru di Blok Nunukan dilakukan secara daring dan menerapkan protokol pencegahan sebaran Covid-19. DOK. Pertamina Hulu EnergiPeresmian tajak sumur baru di Blok Nunukan dilakukan secara daring dan menerapkan protokol pencegahan sebaran Covid-19.

Pengeboran dua sumur lepas pantai baru pada Struktur Parang Blok Nunukan diperkirakan dapat memberikan cadangan energi cukup besar.

Oleh sebab itu, meski pandemi melanda dan pergerakan menjadi terbatas, Pertamina Hulu Energi Nunukan Company (PHE NC) tetap melanjutkan pengeboran tahun ini.

PHE NC adalah anak usaha dari PT Pertamina Hulu Energi. Perusahaan ini yang memegang hak eksplorasi migas di Blok Nunukan yang berlokasi 20 kilometer dari Pulau Bunyu, Tarakan. Blok di timur Pulau Bunyu ini memiliki luas sebesar 1229.8 kilometer persegi.

Kamis (21/5/2020) lalu, jelang tajak sumur di Struktur Parang tersebut, PHE NC menggelar peresmian pengeboran dengan doa bersama. Namun berbeda dari biasanya, peresmian dilakukan secara daring.

Peresmian daring dihadiri oleh Direktur Utama PHE Meidawati, Direktur Eksplorasi PHE Abdul Mutalib Masdar, General Manager PHE Eko Rudi Tantoro, VP Relations PHE Ifki Sukarya, dan segenap manajemen dan pekerja PHE dan PHENC.

Selain itu juga Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan Sulawesi Syaifudin, camat Pulau Bunyu yang diwakili oleh Husaini bersama Kapolsek Pulau Bunyu E Sihombing, Danramil Bunyu Baharuddin, Danposal Bunyu Anton Ansori, Kepala KUPP Bunyu Abdul Wahid, serta segenap elemen masyarakat Pulau Bunyu.

“Kami berharap dukungan tiada henti dan doa dari semua pihak termasuk SKK Migas, pemerintah serta masyarakat Bunyu untuk kegiatan pengeboran ini. Kami mengapresiasi komitmen para pekerja di lapangan, meninggalkan keluarga di tengah kondisi sulit dan mendukung pemenuhan cadangan energi bagi Indonesia,” kata Direktur Utama PHE Meidawati dalam peresmian.

Pengeboran dua sumur baru di Struktur Parang blok Nunukan ini akan berlangsung selama lebih kurang tiga bulan. Tajak sumur dimulai pada tengah malam di hari yang sama dengan peresmian.

General Manager PHE Eko Rudi Tantoro mengatakan proyek pengeboran dua sumur lepas pantai baru tersebut akan tetap menerapkan protokol pencegahan sebaran Covid-19. Selain itu standar HSSE Ekselen dalam operasionalnya.

“PHE NC tetap berkomitmen melakukan pengeboran Sturktur Parang di 2020 meskipun tim harus bekerja di tengah keterbatasan serta kebijakan pusat dan daerah terkait Covid-19. Harapannya kegiatan ini sukses dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan negara,” lanjutnya.

Pada peresmian daring tersebut PHE NC juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat di Pulau Bunyu. Khususnya bagi masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi dan anak-anak yatim.

Bantuan berupa 500 paket sembako diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Camat Pulau Bunyu, Husaini.