Advertorial

Bersiap Hadapi New Normal, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membeli Masker

Kompas.com - 29/05/2020, 18:50 WIB

Sejak adanya pandemi Covid-19 yang melanda indonesia, kebiasaan menggunakan masker kini menjadi bagian baru dalam kehidupan. Walaupun sempat jatuh langka beberapa waktu lalu, ketersediaan masker akhirnya dapat teratasi melalui penggunaan masker kain yang dianggap cukup efektif untuk mencegah penularan virus.

Selain mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan menerapkan pola hidup sehat, pemerintah juga mulai mencanangkan era new normal atau normal baru untuk mengembalikan situasi perekonomian dan kehidupan masyarakat saat ini.

Hal ini ditandai dengan pembukaan fasilitas publik secara bertahap, mulai dari sekolah, mall, hingga perkantoran. Meski era ini membuka jalan untuk hidup seperti sedia kala, namun penggunaan masker tetap diwajibkan ketika berinteraksi dengan orang lain maupun berada di luar ruangan.

Sebelum membeli masker dalam jumlah banyak, berikut merupakan 5 pertimbangan memilih masker yang tepat untuk penggunaan sehari-hari dikutip dari Medical Daily.

  1. Bahan yang digunakan

Sebelum membeli masker, ada baiknya untuk memastikan bahwa masker memiliki dua lapis kain katun yang dijahit erat. Selain itu, perhatikan juga banyaknya jumlah benang ada pada masker. Semakin banyak jumlah benang, maka semakin baik juga masker tersebut dalam mencegah percikan droplet sekaligus memungkinkan kita untuk berhapas dengan nyaman.

  1. Filter

Meski berbahan dasar kain, namun terdapat masker kain yang memberikan rongga khusus didalamnya untuk memberikan filter tambahan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan sebelum menggunakan masker ke luar ruangan.

Namun, perlu diingat jika penambahan filter tambahan haruslah sesuai dengan kebutuhan dan tidak membahayakan diri. Gunakan bahan atau kain tambahan seperti tisu untuk menambah daya serap pada masker kain yang digunakan. Jangan gunakan kain yang menyulitkan Anda untuk bernapas dibalik masker.

  1. Pas di wajah

Untuk penggunaan jangka panjang, pastikan Anda dapat bernapas dengan nyaman saat menggunakan masker kain agar tidak terjadi lepas pasang akibat sulit bernapas.

Selain itu, masker wajah juga harus memiliki penutup yang pas untuk menutup hidung, bagian bawah dagu, hingga arah telinga.

Hindari memegang bagian luar masker menggunakan tangan. Hentikan penggunaan masker bila masker terasa kaku dan terasa sulit bernapas.

  1. Kemudahan penggunaan

Masker kain haruslah mudah digunakan, mulai dari proses pemasangan hingga pelepasan masker itu sendiri.

Meski begitu, jangan gunakan masker secara berulang maupun ketika makan atau menelepon. Hal ini bertujuan untuk mencegah kontaminasi pada bagian luar masker.

Beberapa masker juga sulit digunakan ketika berolahraga. Untuk itu, pilihlah lokasi yang tepat atau terapkan physical distancing saat berolahraga. 

  1. Daya tahan

Selain kenyamanan, masker juga harus memiliki daya tahan yang baik. Terutama bila dicuci menggunakan sabun atau detergen. Baiknya, cucilah terlebih dahulu masker yang baru dibeli untuk memastikan apakah bahannya menyusut atau tidak. 

Jika Anda membeli masker secara online, perhatikan rating dan ulasan yang diberikan pembeli pada produk yang menjual masker kain. Salah satu marketplace online yang menyediakan info berupa rating dan ulasan ada pada website Tokopedia

Selain memudahkan konsumen sebelum membeli, Tokopedia juga menyediakan beragam jenis masker kain yang disesuaikan dengan kebutuhan harian Anda. Yuk jaga kesehatan melalui penggunaan masker yang tepat dan pola hidup sehat mulai dari sekarang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau