Advertorial

Sebelum Pergi Liburan, Yuk Kenali Karakter Traveling Kamu Terlebih Dahulu

Kompas.com - 03/06/2020, 14:40 WIB

Liburan menjadi salah satu agenda wajib bagi banyak orang. Selain melepas stres, liburan dapat menambah pengalaman dan menjadi sebuah hiburan tersendiri yang tak terlupakan.

Indonesia sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata yang patut dikunjungi. Namun, saat pandemi seperti sekarang ini, banyak lokasi wisata yang tutup, bahkan tidak ada penerbangan ke daerah tersebut.

Tak perlu khawatir karena semua pasti akan berlalu dan kita bisa menjalani liburan lagi dengan situasi yang normal.

Nah, daripada kesal karena batal atau belum bisa berlibur tahun ini, apakah kamu sudah tahu seperti apa karaktermu saat traveling?

Wisatawan Solo
Berlibur dengan kelompok memang menyenangkan, tetapi tidak sedikit orang yang tidak nyaman melakukannya. Banyaknya kepala tentu membuat banyak keinginan yang harus terwujud. Begitu pula saat traveling.

Maka dari itu, tidak sedikit orang memilih berlibur sendiri. Tidak adanya teman saat traveling terkadang membuat orang lebih bebas.

Dengan begitu, ia hanya akan menuruti keinginannya saja. Mulai dari memilih transportasi, tempat menginap, destinasi wisata, hingga mau makan apa orang tersebut yang menentukan.

Penjelajah Budaya
Biasanya penjelajah budaya senang mengunjungi lokasi wisata yang memiliki banyak budaya dalam satu destinasi. Ia akan mencari kota yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal yang kental.

Museum, situs sejarah, dan pusat kebudayaan menjadi destinasi wajib dikunjungi. Selain itu, si penjelajah budaya akan senang berinteraksi dengan penduduk lokal.

Di Indonesia, kota-kota wajib bagi para penjelajah budaya adalah Bali, Lombok, dan tentu saja Yogyakarta. Meski demikian, harga tiket pesawat ke Bali atau kota-kota tersebut, terkadang tidak mudah didapatkan karena telah menjadi destinasi favorit.

Maka dari itu, kamu harus beli tiket jauh-jauh hari jika ingin mengunjungi kota dengan wisata favorit banyak orang.

Penantang adrenalin
Jika suka melakukan aktivitas ektrim saat liburan, berarti kamu termasuk si penantang adrenalin. Liburan menurutmu bukan hanya untuk duduk santai di pinggir pantai, tetapi juga harus mencoba paralayang atau bungee jumping.

Tak hanya itu, menjelajah wisata alam baru seperti mengunjungi air terjun hingga menyusuri hutan menjadi momen liburan menyenangkan yang telah dinantikan.

Wisatawan kuliner
Biasanya wisatawan kuliner menjadikan berburu makanan khas adalah tujuan dari liburannya. Mengunjungi satu per satu kedai atau warung makan menjadi bucket list yang harus terpenuhi.

Sebelumnya, para wisatawan kuliner telah mencari tahu apa saja yang menjadi makanan khas dari kota tujuannya. Bahkan, mereka tidak akan ragu untuk mencicipi hidangan yang aneh dan tidak biasa.

Surga bagi para wisatawan kuliner ada di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung, Bogor, Yogyakarta, Padang, dan juga Medan. Namun, tidak menutup kemungkinan para wisatawan kuliner ini mengunjungi daerah terpencil tetapi memiliki sajian yang fenomenal.

Kini, membeli tiket pesawat ke Medan bisa dilakukan melalui Tokopedia. Tidak hanya dalam negeri, kamu juga bisa memesan tiket pesawat ke Singapore atau negara lain di Tokopedia.

Semoga pandemi cepat berlalu dan kamu segera liburan ya!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau