Advertorial

Sambut Era New Normal, Indosat Ooredoo Bangun Instalasi Wastafel Portabel di Penjuru Indonesia

Kompas.com - 10/06/2020, 07:54 WIB
Indosat Ooredoo membantu menyediakan wastafel portabel di daerah permukiman warga yang tersebar di 5 wilayah, yaitu Sumatera, Botabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi DOK. INDOSAT OOREDOO - Indosat Ooredoo membantu menyediakan wastafel portabel di daerah permukiman warga yang tersebar di 5 wilayah, yaitu Sumatera, Botabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi

KOMPAS.com - Tatanan normal baru atau new normal saat ini sedang menjadi perbincangan hangat. Pada tatanan normal baru, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan mengikuti protokol-protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Salah satu protokol tersebut adalah selalu mencuci tangan selepas beraktivitas. 

Untuk mendukung protokol kesehatan itu, Indosat Ooredoo pun bergerak membantu menyediakan sarana cuci tangan berupa wastafel portabel di berbagai tempat umum.

Sampai saat ini, instalasi wastafel portabel telah dipasang di daerah permukiman warga yang tersebar di lima wilayah, yaitu Sumatera, Botabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.

Selain itu, Indosat Ooredoo juga mengadakan ratusan instalasi bak cuci tangan di wilayah yang terdampak virus paling banyak berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yakni Jakarta dan Surabaya. 

Adapun peralatan sanitasi tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi potensial yang ramai dengan kegiatan atau mobilitas masyarakat seperti di sekitar tempat makan, area pasar tradisional, pelataran komplek rumah susun, area fasilitas kesehatan, dan area pedestrian.

Pemberian bantuan dan proses instalasi yang berlangsung pada 11-20 Mei 2020 tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Indosat Ooredoo dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNBP).

Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan, pihaknya berupaya untuk terus berperan aktif menjalankan berbagai inisiatif sosial untuk membantu pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat dalam menghadapi situasi sekarang. 

“Kita harus bersatu dan berjuang bersama agar masa sulit ini cepat berlalu,” ujar Vikram dalam rilis resmi yang Kompas.com terima, Jumat (5/6/2020). 

Penyaluran bantuan tersebut, lanjutnya, merupakan wujud kepedulian Indosat Ooredoo terhadap penanganan pandemi Covid-19, di Indonesia.

Indosat Ooredoo memberikan bantuan berupa 3.000 pakaian hazmat dan pelindung wajah (face shield) ke 300 Puskesmas rujukan penanganan Covid-19DOK. INDOSAT OOREDOO Indosat Ooredoo memberikan bantuan berupa 3.000 pakaian hazmat dan pelindung wajah (face shield) ke 300 Puskesmas rujukan penanganan Covid-19

Bantuan untuk tenaga medis

Indosat Ooredoo juga berperan aktif dalam membantu tenaga medis Indonesia. Salah satu langkahnya adalah dengan memberikan bantuan berupa 3.000 pakaian hazmat dan pelindung wajah (face shield) ke 300 Puskesmas rujukan penanganan Covid-19 yang tersebar di lima wilayah Indonesia di atas.

Tak hanya itu, perusahaan telekomunikasi ini juga berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkanbantuan 10.000 paket sembako dan masker kain.

Bersamaan dengan itu, Indosat Ooredoo juga memberikan edukasi mengenai Covid-19 dengan cara menyebarluaskan kampanye nasional #DiRumahAja dan physical distancing.

Mereka juga melakukan sosialiasi akan pentingnya menjaga kebersihan seperti mencuci tangan di area permukiman warga dengan pesan suara yang disampaikan melalui 10 mobil keliling.

Indosat Ooredoo juga berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dengan memberikan bantuan 10.000 paket sembako dan masker kain.DOK. INDOSAT OOREDOO Indosat Ooredoo juga berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dengan memberikan bantuan 10.000 paket sembako dan masker kain.

Bantuan diharapkan dapat membantu tenaga medis untuk menjalankan tugasnya dengan lebih maksimal dan meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi.

Selain memberikan edukasi, untuk membantu kebutuhan komunikasi agar tetap dapat #SilaturahmiSetiapHari, Indosat Ooredoo membagikan 13.000 kartu perdana untuk para tenaga medis dan masyarakat. 

Pengguna dapat langsung menikmati gratis kuota 30GB untuk mengakses kuliah online di lebih dari 200 universitas dan 5 platform e-learning terkemuka di Indonesia. 

Upaya tersebut pun diyakini bisa membantu aktivitas belajar serta bekerja #DiRumahAja dan masyarakat tetap dapat terhubung walaupun terpisah dengan jarak.