Advertorial

Kini, Informasi Soal Pertamina Bisa Diakses Masyarakat Lewat Situs Web Resmi

Kompas.com - 11/06/2020, 14:58 WIB

Dunia digital kini menjadi sumber informasi yang paling mudah dan cepat bagi masyarakat. Berbagai informasi, baik yang benar adanya hingga informasi yang tidak benar, bisa dipublikasikan melalui media ini.

Namun, sebagai masyarakat yang cerdas, sudah seharusnya mengetahui mana informasi yang benar dan salah.

Salah satunya dengan mengecek sumber dari informasi tersebut berasal. Media online tepercaya atau situs web resmi menjadi rujukan yang paling tepat.

Sama halnya jika masyarakat ingin mengakses informasi mengenai BBM dan LPG yang dikelola oleh Pertamina dapat melalui situs web https://eppid.pertamina.com/

Di dalam situs web tersebut, akan menampilkan beberapa kanal informasi, seperti profil perusahaan, regulasi, informasi publik, standar layanan, laporan, dan FAQ.

“Masyarakat nanti bisa mencari informasi yang beragam, mulai dari informasi ketersediaan BBM, LPG, pelumas, informasi mengenai fasilitas dan layanan SPBU, informasi penyaluran BBM bersubsidi, hingga informasi program promo,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam rilis yang diterima Kompas.com pada Kamis, (11/06/2020).

Bagi masyarakat yang ingin mengakses informasi layanan publik, diminta terlebih dahulu untuk melakukan registrasi dengan mendaftarkan alamat email dan nama pengguna. Hal ini bertujuan supaya informasi yang dikelola bisa terjalin secara dua arah.

Tak hanya itu, Fajriyah juga mengatakan melalui laman tersebut, Pertamina menyampaikan informasi secara berkala, serta merta, dan tersedia setiap saat.

“Kami juga menampilkan pembaruan pemberitaan mengenai kegiatan Pertamina, termasuk informasi mengenai penyesuaian harga BBM dan LPG,” kata Fajriyah.

Laman ini menjadi langkah konkret Pertamina dalam menjunjung tinggi bentuk transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Bahkan, masyarakat juga dapat mengakses informasi mengenai pengadaan minyak mentah, pengadaan produk, hingga pengadaan kapal yang selama ini sudah dilakukan secara terbuka.

Kegiatan pengadaannya sendiri dilakukan oleh fungsi internal Pertamina, yaitu Integrated Supply Chain dan Procurement Excellence Center.

“Transparansi tersebut kini semakin meningkat dengan adanya informasi mengenai kapal-kapal yang telah disewa, lalu informasi mengenai jumlah dan sumber impor minyak mentah dan produk BBM yang pernah dilakukan, jumlah kuota BBM subsidi, dan BBM penugasan beserta realisasi kuota per kota/kabupaten setiap bulannya,” jelas Fajriyah.

Tak hanya itu, Pertamina juga terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak dan berharap masyarakat dapat ikut mengawasi pengelolaan migas.

Dengan demikian, Pertamina sebagai BUMN dapat menjalankan tugasnya mengelola dan melayani penyediaan energi kepada masyarakat secara akuntabel dan transparan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau