Advertorial

Fakta: Jumlah Kasus Akibat Virus Ini Kalahkan Kasus Covid-19 di Indonesia

Kompas.com - 03/07/2020, 09:54 WIB

Mengutip Straits Times (20/06/2020) bahwa di Indonesia antara Januari hingga 17 Juni 2020 tercatat 64.251 kasus DBD yang dilaporkan. Pada periode yang sama terkonfirmasi sebanyak 41.431 kasus positif Covid-19.

Fakta ini mengingatkan dan menyadarkan kita akan pentingnya untuk tetap waspada terhadap ancaman bahaya DBD yang di tularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Penambahan kasus DBD masih bisa terus bertambah meskipun di tengah pandemi ini, masyarakat dianjurkan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang penting.

Perlu di ketahui bahwa nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan pembawa virus demam berdarah dengue (DBD), paling banyak bersarang di sekitar rumah, tempat di mana waktu paling banyak dihabiskan. Bayangkan, betapa dekatnya kita dengan virus ini.

Pencegahan DBD dapat dilakukan secara massal seperti fogging atau pencegahan mandiri seperti anjuran pemerintah untuk menerapkan 3M yaitu menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mengubur benda yang berpotensi menjadi genangan air dan bisa menjadi tempat nyamuk bertelur.

Plus mengoleskan anti nyamuk alami untuk keluarga dan Telon anti nyamuk alami untuk balita seperti Telon Lang Plus Anti Nyamuk dari Cap Lang.

Telon Lang Plus, salah satu produk unggulan dari Cap Lang selaku produsen yang tepercaya akan kualitas produknya dan menjadi produk pilihan masyarakat Indonesia sejak puluhan tahun lalu memberikan manfaat untuk menjaga kehangatan tubuh bayi, membantu meredakan perut kembung, dan masuk angin.

Telon Lang Plus ini aman dioleskan pada bayi karena terbuat dari bahan-bahan alami dan berkualitas, seperti oleum cajuputi (minyak kayu putih) yang mengandung senyawa 1,8-cineol yang menurut beberapa penelitian dapat berfungsi untuk menghambat replikasi virus.

Telon Lang Plus dari Cap Lang (Dok. Cap Lang) Telon Lang Plus dari Cap Lang

Senyawa tersebut terdapat pada oleum anisi (minyak adas manis), oleum cocos (minyak kelapa), oleum olivarium (minyak zaitun), oleum chamomile (minyak bunga chamomile), dan naturalrhodinol yang ada pada Telon Lang Plus.

Selain itu Telon Lang Plus juga memiliki keunggulan dibanding produk sejenis lainnya yang hanya mengandalkan wangi saja.

Produk Telon Lang Plus dari Cap Lang ini selain memiliki wangi yang menyegarkan, juga memiliki keunggulan seperti kandungan Natural Rhodinol yang teruji sebagai anti nyamuk yang memberikan perlindungan yang alami dan aman agar bayi terhindari dari gigitan nyamuk.

Telon Lang Plus juga mengandung minyak zaitun sehingga kelembutan kulit bayi Anda dapat tetap terjaga sehingga cocok digunakan untuk pijat bayi

Kealamian dan kualitas dari Telon Lang Plus ini sangat cocok digunakan sehari-hari pada saat setelah mandi pagi dan sore serta sebelum tidur agar bayi tetap hangat dan terlindungi dari bahaya nyamuk sepanjang hari hingga 10 jam.

Di masa pandemi seperti ini, perlindungan ekstra memang dibutuhkan untuk keluarga dan si kecil.

Oleh karena itu, selalu usapkan Telon Lang Plus pada si kecil agar terlindungi dari gigitan nyamuk serta virus demam berdarah.

Temukan Telon Lang Plus di toko-toko ritel, apotik, baby shop terdekat dari rumah Anda, dan official store Cap Lang di Shopee, Tokopedia, atau Lazada.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau