Advertorial

Pertahankan Bisnis di Tengah Pandemi, Ini yang Dilakukan oleh Brand Hijab Deenay

Kompas.com - 08/07/2020, 19:52 WIB
Salah satu produk dari Deenay. (Dok. Deenay) Salah satu produk dari Deenay. (Dok. Deenay)

Di masa pandemi Covid-19, banyak pihak yang merasakan dampaknya, termasuk para pelaku usaha. Salah satu yang merasakan adalah Trini Midiyati, founder produsen jilbab Deenay.

Trini mengatakan, pandemi Covid-19 cukup memengaruhi berbagai sektor bisnis karena orang-orang lebih fokus kepada kesehatan dan kebutuhan pokok.

“Bukan hanya bagi Deenay saja, tapi tahun ini merupakan tahun sulit bagi hampir seluruh pebisnis busana,” tutur Trini.

Brand lokal asal Bandung ini memiliki strategi sendiri untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini. Caranya dengan tetap mempertahankan kualitas dari produk jilbab Deenay.

“Tetap mempertahankan kualitas agar kita tetap ada di hati para pelanggan,” ujarnya.

Selain kualitas, Deenay juga mempertahankan ciri khas dari produknya, yaitu gaya geometrik. Meskipun selalu mengikuti tren, Trini mengaku bahwa harus ada benang merah gaya geometrik di dalam tiap desain dari jilbabnya.

Salah satu contoh inovasi yang dilakukan adalah mentransformasikan motif watercolour yang sedang digandrungi masyarakat dengan gaya geometrik ciri khas Deenay.

Tak hanya itu saja, beberapa elemen tipografi juga ada dalam jilbab produksi Deenay. Para pelanggan Deenay juga bisa melihat ciri khas lainnya, yaitu dari pemilihan warna.

Warna-warna earth tone dan bold dipilih menjadi andalan dari produk jilbab Deenay.

“Kami tetap bermain di warna bold, tetapi dengan pencampuran yang soft sehingga tidak terlihat menumpuk," ucap Trini.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Deenay Berbagi. (Dok. Deenay) Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Deenay Berbagi. (Dok. Deenay)

Walau merasakan dampak dari pandemi, Trini tidak menyerah dan berusaha untuk bangkit dan mempertahankan bisnisnya.

Selain berinovasi di masa pandemi, Deenay juga turut berbagi dengan sesama melalui program “Deenay Berbagi”. Program yang dijalankan dengan bantuan reseller di berbagai daerah ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa saling memiliki.

Ragam kegiatan yang dilakukan di antaranya berbagi sembako, dakwah, dan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi.

Selain itu, alat pelindung diri (APD) juga diserahkan kepada rumah sakit dan puskesmas di beberapa daerah di Indonesia.

Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk jilbab dari Deenay, bisa langsung mengunjungi outlet-nya yang berada di Jakarta dan Bandung.