Advertorial

Pertamina Akan Bangun Cultural Park untuk Masyarakat Palembang di Atas Lahannya

Kompas.com - 10/07/2020, 18:23 WIB
Penandatangan nota kesepakatan Pertamina dengan Pemkot Palembang dan Pemprov Sumatera Selatan, Kamis (09/07/2020). (Dok. Pertamina) Penandatangan nota kesepakatan Pertamina dengan Pemkot Palembang dan Pemprov Sumatera Selatan, Kamis (09/07/2020). (Dok. Pertamina)

Kota Palembang tidak lama lagi akan memiliki sebuah kawasan hijau yang menjadi tempat rekreasi baru untuk masyarakat. Sebuah cultural park akan dibangun di Kawasan Kenten, Palembang.

Rencana pembangungan kawasan hijau ini tertuang dalam nota kesepakatan yang ditandatangani PT Pertamina (Persero) bersama Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada, Kamis (09/07/2020).

Kawasan Kenten Cultural Park nantinya akan berdiri di atas lahan milik Pertamina yang ada di wilayah Kenten, Kota Palembang.

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, kehadiran kawasan tersebut akan menjadi oase baru di Kota Palembang,  sebagai fasilitas hijau perkotaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Lebih jauh lagi, pengembangan (cultural park) ini juga akan memberikan destinasi wisata baru bagi Kota Palembang serta mendukung urban development di sekitar wilayah,” ujar Nicke dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Nicke menuturkan bahwa selama ini Pertamina Group telah mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah atas kegiatan usaha inti yang dilakukan di Sumatera Selatan.

Maka dari itu, rencana pembangunan ini merupakan bentuk apresiasi Pertamina bagi semua pihak yang telah mendukung, baik masyarakat, Pemkot Palembang, Pemprov  Sumatera Selatan, dan instansi terkait lainnya.

Di Sumatera Selatan, Pertamina memiliki sejumlah objek vital yang cukup lengkap dari hulu hingga hilir. Di hulu, Pertamina memiliki Asset 2 dan wilayah kerja (WK) yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE).

“Pertamina juga memiliki Kilang Plaju yang saat ini sedang dikembangkan untuk pengolahan bio energi dengan bahan utama CPO,” imbuhnya.

Sedangkan di bisnis hilir, Pertamina memiliki sejumlah terminal BBM yang menyuplai energi ke ratusan SPBU di wilayah Sumatera Selatan dan terus memberikan pelayanan energi bagi masyarakat.

Tidak sampai di situ saja, Pertamina juga telah membangun sejumlah Pertashop untuk melayani kebutuhan energi di wilayah pedesaan.

“Di kota gas ini, Pertamina juga telah membangun jaringan gas untuk rumah tangga maupun industri dan pelaku usaha dengan pilot project antara lain di Prabumulih dan Palembang,” ungkap Nicke.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina juga menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Prabumulih dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Hal ini dilakukan dalam rangka penyelesaian permasalahan aset yang ada di dua wilayah tersebut secara baik.

Penandatanganan juga dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang telah mendukung dalam merealisasikan Nota Kesepahaman.

“Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antar pemerintah dan BUMN telah berjalan dengan baik demi kemajuan bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sumatera Selatan,” terang Nicke.

Herman Deru menyatakan kesepakatan tersebut menjadi penting bagi semua pihak sehingga kepastian hukum dan kemanfaatannya dapat dipertanggungjawabkan.

Maka dari itu, ia juga mengatakan bahwa kesepakatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, yang mana salah satu area intervensi yaitu manajemen aset.