Advertorial

Awas Salah Beli, Ini 5 Tips Jitu Belanja Pakaian Online

Kompas.com - 22/07/2020, 16:59 WIB

KOMPAS.com - Saat ini, hampir semua kebutuhan dapat dibeli secara online, termasuk pakaian. Variasi produk, promo menarik, dan kemudahan berbelanja jadi beberapa alasan belanja pakaian online banyak diminati masyarakat.

Meski demikian, belanja pakaian online punya risiko tersendiri. Ada kalanya baju yang dipesan tidak sesuai ukuran, warna aslinya berbeda dengan di gambar, pengiriman yang lambat, dan lain sebagainya.

Nah, untuk menghindari kejadian-kejadian tersebut saat belanja pakaian online, simak tips berikut ini.

1. Kenali ukuran dan bentuk tubuh

Sebelum membeli pakaian, pastikan kamu telah mengetahui secara pasti ukuran dan bentuk tubuh. Kedua hal itu dapat membantumu untuk menemukan ukuran serta rancangan pakaian yang pas dan cocok.

Kamu bisa mengukur badan menggunakan meteran kain atau menggunakan jasa penjahit terdekat.

Setelah diukur, tulis dan simpan tabel ukuran agar lebih mudah saat kamu ingin belanja pakaian online lagi di kemudian hari.

2. Teliti ukuran setiap merek

Tak semua pakaian memiliki ukuran yang sama. Umumnya, setiap merek punya standar ukuran yang berbeda-beda.

Agar tidak salah memiliki ukuran, pastikan untuk mengetahui tabel ukuran yang tersedia di situs tempat kamu berbelanja. Jika tabel ukuran tidak tersedia, jangan sungkan untuk menanyakan informasi ini kepada penjual.

3. Baca syarat dan ketentuan toko online

Setiap toko online memiliki aturan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pastikan untuk mengetahui syarat dan ketentuan yang tertera di situs tempat kamu berbelanja.

Hal tersebut perlu kamu lakukan untuk mengetahui berbagai informasi penting. Mulai dari informasi pengiriman, metode pembayaran, hingga ketentuan terkait pengembalian barang.

Jika terjadi permasalahan saat belanja, kamu bisa mengikuti prosedur yang tertera di syarat dan ketentuan toko.

4. Cari testimoni pembeli

Banyaknya testimoni positif dari pelanggan adalah salah satu indikator toko online tepercaya. Testimoni itu bisa beragam bentuknya, mulai dari rating hingga ulasan terhadap produk yang dibeli.

Oleh karena itu, cobalah untuk menelusuri testimoni toko online sebelum kamu belanja di sana. Lewat testimoni pelanggan, kamu bisa mendapatkan gambaran tentang kualitas produk dan pelayanan toko online tersebut sejak awal.

5. Simpan bukti pembayaran dan struk pembelian

Setelah menemukan pakaian yang cocok, simpan bukti pembayaran setelah transaksi dilakukan. Sebab, sebagian toko online akan meminta bukti pembayaran sebelum memproses dan mengirim pakaian yang kamu beli.

Selain itu, struk pembelian juga penting di setiap transaksi online. Hal itu bermanfaat jika ternyata pakaian yang kamu beli cacat atau salah ukuran. Biasanya, toko online akan meminta struk pembelian saat kamu meminta penukaran atau pengembalian produk.

Itulah beberapa tips belanja pakaian online. Selalu jeli dan teliti agar tidak salah beli dan menyesal di kemudian hari.

Nah, agar belanja pakaian online semakin hemat, kamu bisa memanfaatkan promo Waktu Indonesia Belanja (WIB) di Tokopedia pada 25-31 Juli 2020 mendatang.

Ada banyak promo WIB yang bisa kamu temukan, mulai dari Kejar Diskon, Pesta Promo Brand Pilihan, cashback, hingga bebas ongkos kirim. Yuk, ikutan serunya promo belanja Tokopedia dan temukan pakaian impianmu!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau