Advertorial

Baru Pindahan Rumah? Simak Dulu Tips Aman Belanja Elektronik secara Online

Kompas.com - 23/07/2020, 11:48 WIB

KOMPAS.com – Pindah ke rumah baru pasti membuat sebagian orang kelelahan karena energi banyak terkuras untuk menyusun furnitur dan bersih-bersih rumah.

Setelah furnitur tersusun dan rumah bersih, biasanya orang-orang masih harus bepergian untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga, seperti peralatan elektronik yang dapat menunjang aktivitas di rumah.

Sebenarnya ada cara yang mudah untuk berbelanja elektronik untuk kebutuhan rumah tangga, yaitu memanfaatkan platform jual beli online. Cara ini lebih mudah dan menguntungkan ketimbang harus berbelanja ke luar rumah. Sambil duduk santai melepas lelah, ragam produk elektronik bisa didapat melalui gawai dalam genggaman.

Sayangnya, sebagian orang masih belum berani belanja elektronik secara online dengan berbagai alasan, seperti keraguan akan keaslian produk, jaminan garansi, kerusakan saat pengiriman, serta ongkos kirim (ongkir) yang mahal.

Padahal, kamu tak perlu khawatir, sebagian toko online sudah memberikan jaminan keamanan dan garansi pengembalian produk yang rusak atau terbukti abal-abal.

Oleh karena itu, yuk simak dulu beberapa tips berikut agar kamu lebih yakin dan tenang membeli barang elektronik secara online untuk kebutuhan rumah baru.

  1. Survei toko

Banyak toko online yang menawarkan produk elektronik, ada yang melalui website dan ada pula yang membuka toko di berbagai platform belanja online atau e-commerce.

Baik belanja melalui website atau e-commerce, sebaiknya jangan langsung melakukan pembelian jika baru mengunjungi satu toko. Kamu butuh survei ke beberapa toko untuk membandingkan harga dan jaminan keamanan yang ditawarkan.

Dibanding berbelanja melalui website toko, belanja di marketplace lebih mempermudah dalam membandingkan rincian barang, harga, maupun promo.

Namun, kamu harus tetap jeli melihat dan membaca ketentuannya karena setiap platform biasanya memiliki peraturan dan standar keamanan yang berbeda-beda.

Sebaiknya, pilih platform yang memberi garansi pengembalian atau penukaran kalau produk elektronik yang kamu beli ternyata rusak atau tidak sesuai spesifikasi.

Jangan lupa juga cek kebijakan terkait ongkos kirimnya agar tidak membebani keuanganmu setelah pindah ke rumah baru.

  1. Perhatikan spesifikasi

Ketika belanja online, kamu memang tak bisa melihat dan mengecek barang secara langsung. Oleh karena itu, kamu harus membaca spesifikasi produk elektronik yang ditawarkan dengan lebih teliti.

Biasanya penjual menuliskan spesifikasi produk di kolom khusus pada display toko. Tujuannya agar pembeli memperoleh gambaran lengkap mengenai barang elektronik yang mereka tawarkan. Spesifikasi ini mencakup harga, warna, ukuran, seri, fitur, teknologi, dan sebagainya.

Namun, jika masih merasa kurang jelas atau ada pertanyaan yang mengganjal, jangan segan menghubungi langsung penjual pada fitur chat yang biasanya telah tersedia di platform belanja.

Bila penjual tak kunjung menjawab chat dalam waktu cukup lama, lebih baik pindah ke toko lain yang pelayanannya lebih baik.

Ingat, jangan sampai kamu membeli elektronik seperti kucing dalam karung. Sayangkan ketika pesanan tiba, ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan.

  1. Periksa status toko

Tak semua penjual online memiliki stok barang yang fotonya mereka pasang di platform belanja online. Ada beberapa toko yang statusnya hanya memasarkan produk retailer lain.

Oleh karena itu, telusuri lebih detail status kerja sama antara toko dan retailer untuk memastikan keamanan kamu saat bertransaksi. Jika tampak mencurigakan, lebih baik kamu pindah ke toko elektronik lain yang jelas lebih resmi.

Untuk memudahkan pembeli, beberapa platform belanja online biasanya juga sudah menyematkan keterangan status toko. Pada platform Tokopedia, misalnya, terdapat status Official Store dan Power Merchant untuk toko yang telah banyak mendapat kepercayaan pelanggan.

  1. Lihat ulasan produk

Sebagian besar peralatan elektronik digunakan untuk jangka panjang. Oleh sebab itu, sebelum melakukan pembelian secara online, sebaiknya kamu cari tahu dulu ulasan dari orang-orang yang telah membeli dan menggunakannya.

Sebagian pembeli biasanya membagikan ulasan melalui blog atau media sosial, baik dalam bentuk tulisan maupun video.

Selain itu, setiap platform belanja online biasanya juga memiliki kolom ulasan pembeli. Bacalah dengan seksama ulasan produk dari pembeli sebelum kamu, lalu bandingkan dengan ulasan pembeli di toko lain pada platform belanja itu.

  1. Jangan tergiur harga murah

Meski banyak toko online menawarkan harga di bawah standar pasaran, kamu jangan langsung tergiur. Sebaiknya kamu pastikan dulu keaslian produk yang dijual dan garansi yang ditawarkan.

Kamu tentunya enggak mau kan membeli elektronik yang mengecewakan untuk rumah barumu?

Maka dari itu, lebih baik kamu ambil langkah aman saja dengan beli elektronik di toko online yang menawarkan harga sesuai standar. Enggak apa-apa membayar lebih agar barang yang datang tidak mengecewakan.

Tenang, kamu tetap bisa berhemat kok dengan berburu promo belanja Tokopedia pada Waktu Indonesia Belanja. Promo WIB  ini juga memberi kamu cashback spesial untuk belanja berikutnya dan bebas ongkir hingga Rp 40.000. Jangan lupa catat tanggal promonya ya, mulai dari 25 hingga 31 Juli 2020.

Dengan belanja online, kamu sudah bisa beristirahat setelah lelah beres-beres rumah baru. Sambil duduk santai, barang elektronik yang kamu butuhkan bisa didapat tanpa cemas dan was-was.

Kamu hanya perlu lebih jeli menyimak spesifikasi dan ulasan serta selektif memilih platform belanja yang tepercaya seperti Tokopedia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau