Advertorial

4 Tips Merombak Kamar agar Nyaman saat Bekerja di Rumah

Kompas.com - 24/07/2020, 15:37 WIB

KOMPAS.com – Situasi pandemi yang sedang berlangsung memengaruhi banyak sektor kehidupan. Tak terkecuali para pekerja kantoran yang biasanya selalu bergerak dan punya mobilisasi tinggi. 

Meski saat ini sudah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB), beberapa kantor masih menerapkan sistem work from home (WFH) atau bekerja dari rumah, baik secara bergantian di antara karyawan maupun keseluruhan.

Bila kamu termasuk salah satu karyawan yang masih bekerja dari rumah, kamu perlu melakukan penyesuaian. Bagaimanapun, bekerja di rumah dan di kantor tentu berbeda rasa. Belum lagi distraksi yang bisa muncul kapan saja dan dapat memengaruhi produktivitas kerja.

Salah satu bentuk penyesuaiannya adalah dengan membuat kamar lebih nyaman digunakan untuk bekerja. Caranya mudah kok. Kamu bisa ikuti langkah memodifikasi kamar berikut ini.

Siapkan working space khusus 

Working space merupakan faktor pendukung agar kamu bisa betah bekerja di rumah. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan space khusus untuk bekerja.

Space ini nantinya bakal memudahkan kamu untuk membangkitkan semangat kerja. Mempunyai ruangan bekerja yang nyaman tentu sangat memengaruhi produktivitas dan suasana hati kita saat bekerja.

Pastikan space khusus ini dekat jendela agar sirkulasi udara baik dan mendapatkan cahaya matahari.

Tata ulang kamar

Setelah mempunyai space khusus kerja, mulailah menata ulang kamar. Usahakan, space khusus bekerja ini memiliki pembeda dengan space untuk beraktivitas lain. Misalnya, menjauhkan benda-benda di luar pekerjaan dari working space khusus itu.

Working space tersebut benar-benar khusus untuk bekerja saja. Jadi, peralatan maupun benda yang ada di sana memang khusus berkaitan untuk keperluan pekerjaan.

Cari ide desain di internet

Nah, jika mentok ide saat menata ulang kamar, coba cari referensi di internet. Kamu bisa mengunjungi situs web yang khusus memberikan ide desain interior kamar.

Instagram juga dapat menjadi inspirasi untuk menata kamar. Saat ini, banyak akun Instagram, baik dari luar maupun dalam negeri, membagikan desain kamar yang unik dan menarik.

Beli furnitur yang sesuai

Setelah dapat desain yang diinginkan, kamu bisa membeli furnitur yang cocok. Pilih furnitur yang sesuai tema kamar. Jika menyukai tema minimalis, furnitur warna monokrom dapat jadi pilihan.

Furnitur yang dibeli juga harus disesuaikan dengan ukuran ruangan yang ingin dirombak. Jangan sampai membeli perabot besar untuk kamar yang sempit. Hal itu malah membuat tidak nyaman.

Selain itu, pilih furnitur yang berkualitas sehingga lebih awet dan tidak perlu sering menggantinya. Buat skala prioritas furnitur apa saja yang ingin dibeli. Hal ini dilakukan agar tidak kalap saat berbelanja.

Cara lain agar tidak boros, kamu bisa memanfaatkan harga promo. Misalnya saja, promo di Waktu Indonesia Belanja (WIB) Tokopedia. Program ini akan berlangsung dari 25-31 Juli 2020.

Kamu dapat menemukan banyak promo WIB, seperti Kejar Diskon, Pesta Promo Brand Pilihan, dan Bebas Ongkir. Kamu juga berkesempatan mendapatkan cashback Tokopedia yang bisa dibelanjakan kapan saja.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau