Advertorial

Jangan Panik, Lakukan Ini Jika Anda atau Orang Rumah Tiba-tiba Sakit di Tengah Pandemi

Kompas.com - 31/07/2020, 11:34 WIB
Ilustrasi pusing kepala (DOK. KREDIVO) Ilustrasi pusing kepala

KOMPAS.com – Selama pandemi Covid-19, mungkin rasa cemas dan khawatir kerap kali menghantui Anda kapan pun dan di mana pun.

Segala daya upaya juga sudah dilakukan banyak orang untuk menghentikan laju persebaran virus corona, seperti memakai masker, selalu membawa hand sanitizer, dan konsumsi vitamin C setiap hari agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Namun, kenyataannya persebaran virus ini masih sulit untuk dihentikan.

Orang yang terpapar virus pun bisa saja tidak memiliki gejala. Sebab, ada beberapa gejala yang baru timbul 14 hari setelah terpapar.

Jadi, orang yang notabene sehat, lalu berjabat tangan dengan orang yang terpapar virus corona, bisa saja tertular tanpa merasa pusing atau demam. Lalu, orang ini bisa menularkan ke orang lainnya lagi. Sangat wajar bila banyak yang merasa ketakutan atau overthinking akan wabah ini.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika tiba-tiba Anda atau orang di rumah merasakan gejala Covid-19? Simak ulasannya berikut.

Rasa cemas dan khawatir kerap dirasakan banyak orang selama pandemi Covid-19(DOK. KREDIVO) Rasa cemas dan khawatir kerap dirasakan banyak orang selama pandemi Covid-19

  1. Mengisolasi diri

Apabila Anda atau orang di sekitar Anda memiliki gejala ringan, seperti sakit tenggorokan, batuk, demam, diare, atau flu yang tidak kunjung sembuh selama berhari-hari, lebih baik Anda mengisolasi diri di rumah atau bahkan di kamar saja.

Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebelum Anda kembali fit.

Isolasi juga bisa memberikan kesempatan bagi Anda untuk banyak beristirahat. Jika memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah dengan orang lain di rumah.

Hindari pula berbagi barang-barang pribadi. Simpan peralatan makan dan mandi yang khusus digunakan untuk Anda sendiri.

Rajin minum air mineral akan menghindarkan Anda dari dehidrasi. (DOK. KREDIVO) Rajin minum air mineral akan menghindarkan Anda dari dehidrasi.

  1. Tetap terhidrasi

Dehidrasi dapat memengaruhi kesehatan jantung, fungsi ginjal, keseimbangan elektrolit, dan fungsi tubuh lainnya secara negatif. Kunci untuk menghindari tubuh Anda dari dehidrasi adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cara mengonsumsi air putih minimal dua liter setiap harinya.

Meski air merupakan pilihan yang baik, tapi Anda juga direkomendasikan mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit. Selain itu, jus yang mengandung nutrisi juga dapat membantu Anda tetap terhidrasi.

Minum jus jeruk sebagai penambah nutrisi tubuh. (DOK. KREDIVO) Minum jus jeruk sebagai penambah nutrisi tubuh.

  1. Selalu tingkatkan imunitas

Sistem imunitas atau sistem kekebalan tubuh memiliki fungsi sangat sentral dalam pertahanan tubuh manusia. Tanpa sistem imun, tubuh akan rentan terkena serangan kuman, parasit, atau virus.

Sistem imunitas juga yang berperan melawan serangan berbagai jenis patogen sehingga tubuh Anda tetap berada dalam kondisi sehat.

Oleh karena itu, agar sistem imunitas benar-benar bekerja secara maksimal, perlu penerapan pola hidup sehat dan seimbang. Caranya, hindari makanan yang tidak punya manfaat baik untuk tubuh dan mulai membiasakan diri untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minimal dua liter setiap hari.

Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin C, suplemen makanan, dan kebutuhan nutrisi lainnya.

Periksa kondisi tubuh ke dokter bila merasakan gejala yang tak biasa. (DOK. KREDIVO) Periksa kondisi tubuh ke dokter bila merasakan gejala yang tak biasa.

  1. Periksa ke dokter

Jangan anggap remeh virus corona. Jika Anda atau keluarga Anda di rumah mengalami sakit tenggorokan, batuk, demam, diare, atau flu yang tidak kunjung sembuh selama lebih dari tujuh hari, lebih baik segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Pada keadaan genting seperti ini, mau tidak mau Anda pasti memerlukan dana ekstra untuk pengeluaran pengobatan. Di sinilah peran dana darurat dari kantong pribadi sangat dibutuhkan.

Bila sudah ada asuransi, setidaknya dana darurat bisa digunakan berjaga-jaga untuk kebutuhan lain di rumah sakit.

Apabila Anda tidak mempunyai dana darurat, Anda bisa mencoba pinjam dana secara online. Sebab, sebagian besar pendaftaran pinjaman online cukup mudah. Hanya dalam genggaman tangan saja bisa menjadi pilihan terbaik ketika menghadapi situasi gawat seperti ini.

Namun, memilih lembaga untuk pinjam dana juga harus yang sudah tepercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti Kredivo.

Dengan limit hingga Rp 30 juta dan bunga paling rendah dibanding pesaingnya, yakni 2,6 persen per bulan, Anda bisa menikmati pinjam dana cepat secara tunai. Anda juga bisa menikmati cicilan berkala dengan tenor mulai dari 1 bulan, 3 bulan, hingga 6 bulan.