Advertorial

Minyak Herbal Maharani Kahiyang Indonesia Bantu Jaga Kesehatan Masyarakat Segala Usia

Kompas.com - 10/08/2020, 20:09 WIB

KOMPAS.com – Daya tahan tubuh adalah hal mutlak yang mesti dijaga setiap orang, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Pasalnya, sistem imunitas yang kuat akan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Ada bermacam cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Misalnya, dengan berolahraga, konsumsi makanan bernutrisi seimbang, cukup istirahat, dan memanfaatkan obat-obatan herbal.

Terkait penggunaan obat-obatan herbal, hal ini sebenarnya sudah menjadi gaya hidup turun-temurun di Indonesia.  

Lagi pula, dilansir dari Kompas.com, Selasa (28/4/2020), Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Akhmad Saikhu, MSc. PH., mengatakan sejumlah jenis tanaman herbal terbukti secara empiris dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Berdasarkan Info Komoditi Tanaman Obat Kementerian Perdagangan (Kemendag), terdapat sekitar 40.000 jenis tanaman herbal tersebar di seluruh dunia. Masyarakat Indonesia beruntung karena 30.000 di antaranya disinyalir berada di Indonesia.

Dari sejumlah tanaman berkhasiat itu, dua  di antaranya yang kerap dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal, yakni serai dan Eucalyptus. Simak ulasannya berikut.

Minyak serai hasil produksi Maharani Kahiyang Indonesia telah terdaftar dalam BPOM dengan nomor TR195601421 (DOK.PRIBADI/Maharani Kahiyang Indonesia) Minyak serai hasil produksi Maharani Kahiyang Indonesia telah terdaftar dalam BPOM dengan nomor TR195601421 (DOK.PRIBADI/Maharani Kahiyang Indonesia)

Serai bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan psikis

Serai asal Indonesia populer dengan berbagai manfaat untuk menunjang kesehatan fisik dan psikis. Misalnya, melawan radikal bebas, mengontrol tekanan darah, menurunkan berat badan, anti-inflamasi, antibakteri, dan mengatasi kecemasan.

Untuk mendapatkan khasiat tersebut, biasanya serai dikonsumsi secara langsung atau diolah terlebih dahulu menjadi minyak serai.

Khusus minyak serai, masyarakat sudah bisa mendapatkannya di pasaran. Misalnya saja produk minyak serai dari Maharani Kahiyang Indonesia.

Adapun Maharani Kahiyang Indonesia merupakan salah satu produsen obat herbal di Tanah Air yang berhasil mengolah tanaman ini menjadi essential oil.

Dengan demikian, produk tersebut bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Misalnya, sebagai antinyamuk, antibakteri, anti-inflamasi, atau untuk relaksasi.

"Kami hadir dengan misi untuk memasarkan hasil alam asli Indonesia yang efektif menunjang kesehatan masyarakat," ungkap CEO Maharani Kahiyang Indonesia, Ursula Maharani.

Hal tersebut dibuktikan lewat serangkaian proses, mulai dari pemilihan bahan baku hingga uji coba produk secara klinis.

"Ada 28 jenis serai, tapi yang kami gunakan adalah jenis yang paling ampuh. Khususnya, untuk menghadapi virus. Kami juga melakukan uji laboratorium, hasilnya menunjukkan kandungan antiseptik yang sangat tinggi. Minyak Maharani Kahiyang memiliki komposisi 100 persen serai murni dan bebas bahan kimia," terang Ursula.

Soal khasiat, minyak esensial berbahan dasar serai keluaran Maharani Kahiyang Indonesia dapat membantu mengobati flu, masuk angina, memar, bengkak, linu, keseleo, dan terkilir.

Tak hanya untuk kesehatan, minyak esensial yang tersedia dalam kemasan 250 ml dan 60 ml tersebut juga bisa membantu mengusir nyamuk, kecoa, tikus, dan jenis serangga lain yang kerap bertengger di rumah.

Untuk mendapatkan fungsi tersebut, cukup campurkan minyak serai Maharani Kahiyang Indonesia dengan air, lalu semprotkan ke seluruh ruangan. Cara lainnya, bisa dengan melarutkan satu takar tutup minyak serai  ke dalam tiga liter air, kemudian gunakan saat mengepel lantai.

Minyak eucalyptus dan minyak telon hasil produksi Maharani Kahiyang Indonesia pun sudah terdaftar di BPOM dengan nomor TR205601201 dan TR205601211 (DOK.PRIBADI/Maharani Kahiyang Indonesia) Minyak eucalyptus dan minyak telon hasil produksi Maharani Kahiyang Indonesia pun sudah terdaftar di BPOM dengan nomor TR205601201 dan TR205601211

Eucalyptus bantu lancarkan saluran pernapasan

Satu lagi tanaman obat yang juga popular dipakai dan dinilai punya banyak khasiat adalah eucalyptus.

Eucalyptus merupakan salah satu tanaman herbal yang berkhasiat untuk kesehatan. Daun dan minyaknya dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk masalah kesehatan tertentu, seperti asma, bronkitis, plak, gingivitis, serta kutu pada kepala.

Melansir Kompas.com, Senin (18/5/2020), beberapa penelitian menemukan bahwa tanaman tersebut juga punya fungsi sebagai antibakteri, antivirus, dan antijamur.

Karena manfaat itulah, Maharani Kahiyang Indonesia secara khusus memproduksi minyak eucalyptus yang membantu membersihkan dan membunuh virus pada saluran pernapasan, mulai hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.

Menariknya, produk tersebut memiliki kandungan antiseptik tinggi sehingga berguna untuk mengeluarkan lendir dan meredakan batuk. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu bisa langsung dioleskan ke dada atau dijadikan uap dengan bantuan nebulizer.

Sebagai informasi, serai dan eucalyptus juga bisa ditemukan pada produk minyak telon Maharani Kahiyang Indonesia yang diperuntukkan khusus bagi bayi baru lahir.

Selain kedua tanaman tersebut, minyak telon Maharani Kahiyang juga mengandung bahan alami lain, seperti star anise dan olive oil. Nilai lebihnya, produk ini tidak mengandung bahan kimia sama sekali.

“Minyak telon ini untuk new born dapat membantu menjaga masalah pencernaan, seperti kembung. Dioleskan langsung di perut, punggung, dan kaki. Bisa juga digunakan untuk dewasa,” terang Ursulla.

Demi menjamin keamanan penggunanya, Maharani Kahiyang Indonesia telah mendaftarkan seluruh produknya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adapun untuk produk minyak telon terdaftar dengan nomor POM TR205601211, minyak serai dengan nomor POM TR195601421, dan minyak eucalyptus dengan nomor POM TR205601201.

Produk Maharani Kahiyang Indonesia telah tersedia di pasaran, seperti di Hokky Ranch Market dan D’Natural Organic Store.

Khusus untuk D’Natural Organic Store, pemesanan bisa dilakukan dengan menghubungi nomor 0818 31 8500 (area Surabaya) dan 0818 0319 0838 (area Jakarta).

Informasi lebih lanjut mengenai produk tersebut, silakan hubungi  customer service di nomor  0811 310 2227 atau 0812 302 8297.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau