Advertorial

Menteri ESDM Lantik Empat Pejabat Baru dengan Protokol Kesehatan Ketat

Kompas.com - 11/08/2020, 18:40 WIB

KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melantik tiga orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (eselon 1) dan satu orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon 2), pada Senin (10/8/2020).

Keempat orang tersebut dilantik di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Pada acara pelantikan tersebut, Ridwan Djamaluddin yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi pada Kemenko Kemaritiman dan Investasi didapuk menjadi Direktur Jenderal Mineral dan Batubara .

Selanjutnya, ada Eko Budi Lelono yang dilantik sebagai Kepala Badan Geologi. Sebelumnya, Eko telah menjabat sebagai Kepala Pusat Survei Geologi, Badan Geologi.

Jabatan baru juga diduduki oleh Prahoro Yulijanto Nurtjahyo sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral. Prohoro sebelumnya menjadi Staf Ahli Bidang Investasi dan Pengembangan Infrastruktur.

Terakhir adalah Lana Saria yang mendapat tanggung jawab baru sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batu Bara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara.

Sebelumnya, Lana merupakan Kepala Subdirektorat Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara pada Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Prahoro Yulijanto Nurtjahyo diberikan amanat menjadi Kepala BPSDM ESDM menggantikan IGN Wiratmaja Puja.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau