Advertorial

Pertamina Dorong Karyawannya Jadi Role Model dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 12/08/2020, 23:05 WIB

KOMPAS.com – Upaya memulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19 bukan hanya jadi tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh masyarakat. Kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan juga diperlukan.

Menyadari hal tersebut, Pertamina mendorong aksi gotong royong melawan pandemi Covid-19 di lingkup usahanya.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut memotivasi seluruh karyawannya untuk menjadi role model dalam penerapan protokol kesehatan.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, aksi tersebut diinisiasi oleh jajaran direksi Pertamina Grup dan telah disosialisasikan kepada lebih dari 33.000 karyawannya.

“Pertamina tidak hanya menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dalam operasional perusahaan saja. Para pekerjanya juga ditugaskan untuk tetap melaksanakan protokol-protokol tersebut dalam kegiatan sehari-harinya, meski hanya di rumah saja,” ujar Fajriyah Rabu (12/8/2020), dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika karyawan menjaga kedisiplinan mencegah penularan Covid-19 dari diri sendiri dan di rumah masing-masing, risiko penularan di tempat kerja pun akan lebih minim.

Adapun protokol-protokol kesehatan yang harus diikuti oleh seluruh entitas Pertamina adalah mengenakan masker dengan benar, rajin mencuci tangan, melakukan etika batuk dan bersin, meminimalisasi bepergian ke luar rumah, menjaga jarak saat di luar rumah, serta menerapkan pola hidup sehat.

Pengawasan terhadap penerapan protokol-protokol tersebut dilakukan secara ketat oleh atasan dari masing-masing pekerja.

Pertamina juga menyediakan Hotline Pusat Layanan Medis untuk pekerja dan keluarganya serta menerapkan geo tagging yang dimonitor setiap hari pada seluruh pekerjanya.

“Bisa dikatakan, ini adalah upaya berlapis sehingga yang terjaga kesehatannya bukan pekerja saja, melainkan juga rekan kerja di kantor dan keluarga di rumah,” kata Fajriyah.

Pertamina juga berharap dengan menerapkan kedisiplinan di mulai dari diri sendiri, seluruh karyawannya dapat menjadi penggerak yang memotivasi masyarakat di lingkungan sekitarnya untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau