Advertorial

Demi Ketahanan Energi Bangsa, Pertamina Gandeng Bareskrim

Kompas.com - 13/08/2020, 15:32 WIB

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) untuk di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Bentuk kerja sama tersebut adalah pendampingan proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan, dan operasional kilang dalam negeri yang ditangani PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Prosesi penandatanganan dilakukan Chief Executive Officer (CEO) PT Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo. Prosesi itu disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Nicke menyampaikan, perjanjian kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk menciptakan kemandirian dan kedaulatan energi.

“Tentunya tugas besar dan niat mulia ini tidak dapat tercapai tanpa adanya kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder kami. Tak terkecuali institusi Polri,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (13/8/2020).

Nicke menambahkan, kebijakan dan tugas dari presiden yang diamanahkan kepada Pertamina ini tentu sangat penting dan strategis bagi Indonesia.

“Jadi sangatlah tepat jika Kepolisian memberikan pendampingan serta pengawalan dalam proses pengembangan kilang baru dan pengoperasian kilang-kilang lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Ignatius Tallulembang menjelaskan, Pertamina berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip kejujuran, kehati-hatian, dan transparansi dalam penyelesaian proyek dan operasional perusahaan.

“Untuk itu, Pertamina melibatkan Bareskrim Polri guna melaksanakan pengawasan dan asistensi dalam proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan, serta operasi kilang minyak dan petrokimia,” lanjutnya.

Tujuan kerja sama tersebut, ungkap Ignatius, adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pertamina dengan Polri yang selama ini telah berjalan dengan baik.

“Dengan sinergi ini seluruh proses pengerjaan proyek bisa dilakukan tanpa kekhawatiran sehingga semuanya bisa selesai sesuai target,” katanya.

Dari pihak Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk melakukan pengawalan sehingga seluruh kegiatan dari program besar Pertamina dapat berjalan dengan baik, efisien, tepat waktu, dan lancar.

“Tentunya kebijakan pemerintah yang diwajibkan Pertamina merupakan kewajiban bagi kami, khususnya Bareskrim Polri untuk melakukan pengawalan pembangunan kilang di Indonesia,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau