Advertorial

Dukung Produksi Migas Nasional, EHR-14 Hasil Fabrikasi Anak Bangsa Siap Digunakan Pertamina Group

Kompas.com - 26/08/2020, 20:23 WIB

KOMPAS.com – Indonesia kini memiliki alat hydraulic rig yang sepenuhnya difabrikasi oleh anak bangsa, yaitu Elnusa Hydraulic Rig 14 (EHR-14) yang dibuat melalui anak perusahaan PT Elnusa Tbk, yaitu PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi.

Unit yang baru saja dirampungkan ini biasa digunakan untuk kerja ulang sumur sehingga mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas). Peralatan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk sumur migas, tetapi juga telah terbukti pada pemeliharaan sumur geotermal.

“Rencananya unit terbaru ini akan digunakan dalam mendukung pemeliharaan sumur migas Pertamina Group pada akhir Agustus 2020 nanti. Kami berharap bahwa penambahan unit ini bisa turut mendukung peningkatan produksi migas nasional,” ujar Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha Elnusa Arief Riyanto dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).

EHR-14 ini merupakan generasi ketiga yang difabrikasi oleh Elnusa. Penyempurnaan pun dilakukan dalam beberapa aspek, seperti dalam kemudahan pengoperasian, kecepatan rig up maupun rig down, serta berbagai pengembangan teknologi yang semakin canggih.

Elnusa Hydraulic Rig 14 akan digunakan untuk pemeliharaan sumur Pertamina Group. (Dok. Pertamina) Elnusa Hydraulic Rig 14 akan digunakan untuk pemeliharaan sumur Pertamina Group. (Dok. Pertamina)

Peralatan ini sengaja didesain agar memiliki tingkat keamanan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya.

Dengan demikian diharapkan dapat mendukung dalam pemeliharaan sumur dan meningkatkan produksi migas.

Menurut Arief, EHR-14 menjadi bukti bahwa Elnusa tidak hanya mampu menghadirkan jasa energi, tetapi juga membuat sendiri peralatan yang digunakan untuk operasional.

“Pada beberapa tahun sebelumnya, Elnusa membeli peralatan ini dari luar negeri. Berbekal semangat untuk meningkatkan kapasitas nasional Elnusa kini dapat memfabrikasinya sendiri,” kata Arief.

Selain hydraulic rig, Elnusa juga telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kapabilitas serta kapasitas Indonesia dalam industri migas. Salah satunya adalah Petrofin Oil Spill Dispersant.

Oil Spill Dispersant mampu menangani tumpahan minyak menjadi butiran mikro sehingga mempercepat proses remediasi. Keunggulan dari produk ini adalah mampu menguraikan berbagai jenis minyak.

Tak hanya itu, dalam proses remediasi, Petrofin Oil Spill Dispersant menggunakan bahan kimia dari campuran bahan baku nabati yang melimpah dari Indonesia.

Dengan demikian, pantas bila Petrofin Oil Spill Dispersant  menjadi produk unggulan dalam negeri yang bernilai tinggi.

"Untukmu Indonesia, berbagai inovasi ini merupakan dedikasi insan Elnusa untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dalam industri migas,” kata Arief.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau