Advertorial

Makin Agresif, Pertamina Gandeng Alfamart Kembangkan Bright Store

Kompas.com - 09/09/2020, 17:49 WIB
Penandatangan MoU kerja sama Pertamina dan Alfamart yang dilakukan secara daring, Rabu (9/9/2020). (Dok. Pertamina) Penandatangan MoU kerja sama Pertamina dan Alfamart yang dilakukan secara daring, Rabu (9/9/2020).

KOMPAS.com – Pertamina menggandeng Alfamart untuk mengembangkan bisnis non-fuel retail (NFR) Bright Store di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) luar Pulau Jawa. 

Kerja sama tersebut diresmikan lewat penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pertamina dan Alfamart. Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono, Direktur Merchandising Alfamart Harryanto Susanto, serta Direktur Corporate Affairs Alfamart Solihin.

Mulyono menjelaskan, kerja sama dengan Alfamart didasari pada perubahan karakter konsumen, khususnya generasi milenial. Hal ini membuka kesempatan bisnis yang bagus untuk sektor NFR. Terlihat dari customer behavior di 7.000 SPBU milik Pertamina mempunyai traffic yang sangattinggi.

“Pertamina telah memiliki Bright Store yang saat ini sudah tersebar di 195 lokasi. Bright Store diharapkan dapat menjadi bagian dari channel SPBU dengan konsep Stop in & Refreshdi seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen SPBU yang singgah untuk beristirahat sejenak dan kemudian melanjutkan perjalanan kembali,” ujar Mulyono. 

Untuk itu, imbuh Mulyono, Pertamina perlu berkolaborasi dengan minimarket yang memiliki jaringan luas agar bisnis NFR bisa berkembang.

Adapun Pertamina dan Alfamart akan melakukan co-branding gerai Bright Store di SPBU. Nantinya, gerai tersebut akan dinamai Bright Store by Alfamart atau Alfamidi.

“Saat ini, sudah ada 200 toko Alfamart di area SPBU Pertamina. Ke depan akan berubah menjadi Bright by Alfamart atau Alfamidi dan berlaku seluruh SPBU, baik COCO (milik Pertamina) maupun DODO (milik swasta),” ujar Mulyono. 

Solihin menambahkan, kerja sama tersebut mencakup promosi bersama di kedua belah pihak, menunjang produk UMKM dan private label Pertamina, serta adanya sharing dalam investasi. 

“Hal yang tak kalah menarik dalam kerja sama ini adalah bagi pengusaha swasta SPBU (DODO), diberlakukan kebijakan khusus franchise fee,” ujar Solihin.

Kolaborasi kekuatan jaringan SPBU Pertamina dan keandalan operasional Alfamart di Indonesia, kata Mulyono, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua perusahaan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.