Advertorial

Dari Sekolah Daring hingga Dana Rp 256 Miliar, Ini Bentuk Dukungan Pertamina untuk UMKM di Masa Pandemi

Kompas.com - 13/09/2020, 14:18 WIB

KOMPAS.com – Perhatian dan komitmen Pertamina terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia selama pandemi Covid-19 tidak ada habisnya.

Setelah sukses menggelar pameran virtual UMKM Pertamina SMEXPO 2020 pada 9-11 September 2020, komitmen Pertamina berlanjut dengan membuat sebuah e-learning atau pelatihan virtual khusus untuk UMKM mitra binaannya.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, e-learning tersebut merupakan platform digital yang dapat diakses oleh semua mitra binaan Pertamina melalui websitewww.belajarumkm-pertamina.com.

"Platform ini dibuat sebagai salah satu bentuk pembinaan UMKM menuju Go Digital. Dengan begitu, para pelaku UMKM bisa survive dan bertahan menjalankan roda bisnisnya, meski masih berada dalam masa pandemi," imbuh Fajriyah dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (13/9/2020).

Lebih lanjut, Fajriyah mengatakan, program pelatihan tersebut juga menjadi salah satu upaya mencapai pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).

Dengan begitu, diharapkan program e-learning dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk diketahui, dalam platform tersebut, terdapat kelas-kelas yang dapat diikuti oleh UMKM binaan Pertamina, yakni kelas tingkat dasar atau basic, tingkat menengah atau intermediate, dan terakhir tingkat lanjutan (advance).

Semua tingkat pembelajaran itu harus diikuti seluruh peserta pelatihan secara berurutan agar potensi dari setiap UMKM dapat terukur.

“Kami berharap, platform e-learning ini dapat menjadi cara baru bagi UMKM untuk kembali belajar sehingga dapat menjadikan UMKM lebih unggul dan naik kelas,” tuturnya.

Selama pandemi Covid-19, Pertamina telah menyalurkan dana sebesar Rp 256 Miliar untuk UMKM yang terdampak pandemi (Dok. Pertamina) Selama pandemi Covid-19, Pertamina telah menyalurkan dana sebesar Rp 256 Miliar untuk UMKM yang terdampak pandemi

Salurkan dana Rp 256 Miliar

Selain membina UMKM secara langsung, Pertamina selama masa wabah Covid-19 juga bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyalurkan modal kemitraan, terutama bagi UMKM yang terdampak pandemi.

Hingga saat ini, total dana yang telah digelontorkan Pertamina mencapai Rp 256,27 miliar.

Untuk menyalurkan dana tersebut, Pertamina berkolaborasi dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak. Misalnya, kolaborasi dengan PT Bahana Artha Ventura (BAV), anak usaha dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).

Sebagai informasi, BPUI merupakan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) holding perasuransian dan penjaminan yang dikenal dengan Indonesia Financial Group (IFG).

Melalui kerja sama dengan BAV, Pertamina memberikan modal usaha sebagai stimulus pelaku UMKM bangkit dari dampak pandemi Covid-19 dengan komitmen senilai Rp 150 miliar.

Kemudian, Pertamina menjalin sinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk menyalurkan pembiayaan modal usaha bagi UMKM di sektor pangan dengan nilai komitmen Rp 6,27 miliar.

Selain itu, ada juga kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Tujuannya, menyalurkan pembiayaan modal usaha bagi UMKM di wilayah destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Adapun nilai komitmen proyeksi yang disalurkan sebesar Rp 100 miliar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau