Advertorial

Jaga Kesehatan Saluran Pernapasan di Rumah dengan Pemanfaatan Essential Oil Alami

Kompas.com - 22/09/2020, 21:13 WIB

KOMPAS.com – Menjaga kesehatan tubuh jadi hal mutlak yang tidak bisa ditawar selama masa pandemi Covid-19.

Dalam menjaga kesehatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti konsumsi makanan bergizi untuk tingkatkan imunitas tubuh serta selalu menjalankan protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun.

Selain itu, kesehatan saluran pernapasan pun perlu dijaga.  Saluran pernapasan, merupakan organ tubuh yang penting untuk dijaga pada masa pandemi seperti sekarang agar terhindar dari infeksi virus dan bakteri.

Menjaga kesehatan saluran pernapasan pun banyak caranya, salah satunya dengan pemanfaatan essential oil. Pada dasarnya, essential oil merupakan minyak alami yang diekstrak dari salah satu jenis tanaman tertentu. Biasanya, minyak ini didapatkan dari akar, batang, daun, bunga, dan buah-buahan.

Sebagai contoh, essential oil Maharani Kahiyang. Essential oil asli Indonesia ini memiliki dua produk utama, yaitu Eucalyptus Globulus dan Cajuput Essential Oil. Kedua minyak ini pun didapatkan masing-masing dari ekstrak daun tanaman eucalyptus dan kayu putih.

CEO Maharani Kahiyang Indonesia Ursulla Maharani mengatakan bahwa produk yang dihasilkannya berasal dari hasil penyulingan pertama sehingga mengandung bahan alami berkualitas.

“Produk ini 100 persen murni menggunakan bahan alami dan diproses dengan tahapan yang tepat,” ujar Maharani.

Sebagai informasi, lanjutnya, Eucalyptus Globulus dan Cajuput Essential Oil memiliki manfaat utama untuk membantu meredakan gejala-gejala gangguan saluran pernapasan akibat virus dan bakteri.

“Kedua produk tersebut mampu membantu melancarkan pernapasan dan meringankan sumbatan-sumbatan di saluran pernapasan atau tenggorokan,” jelas Maharani.

Ia menambahkan, Eucalyptus Globulus memiliki tingkat cineol 80,25 persen. Sementara itu, Cajuput memiliki tingkat cineol 57,99. Kandungan cineol inilah yang membuat eucalyptus dan cajuput dapat membantu meredakan gangguan pada saluran pernapasan.

Ragam produk Maharani Kahiyang, mulai dari Eucalyptus Globulus, Cajuput Essential Oil, minyak serai Citronella dan Lemongrass, hingga minyak telon. (DOK. MAHARANI KAHIYANG) Ragam produk Maharani Kahiyang, mulai dari Eucalyptus Globulus, Cajuput Essential Oil, minyak serai Citronella dan Lemongrass, hingga minyak telon. (DOK. MAHARANI KAHIYANG)

Menurut Maharani, penggunaan Eucalyptus Globulus yang terbaik adalah dengan cara dihirup. Selain itu, produk ini bisa digunakan sebagai aromaterapi dengan cara meneteskan minyak di ujung hidung, di tengah lidah, dan pada permukaan masker.

“Eucalyptus Globulus  bisa pula dimanfaatkan sebagai obat kumur. Caranya, campurkan 100 mililiter air plus dua tetes Eucalyptus Globulus untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel pada mulut, gigi, dan tenggorokan,” terang Maharani.

Untuk Cajuput, penggunaannya cukup oleskan pada bagian tubuh yang diinginkan. Minyak kayu putih ini juga bisa dimanfaatkan untuk aromaterapi dengan kombinasi Eucalyptus Globulus.

Minyak serai Citronella dan Lemongrass

Selain menghadirkan produk essential oil, Maharani Kahiyang Indonesia juga menghadirkan minyak serai Citronella dan Lemongrass. Menurut Maharani, minyak serai buatan Maharani Kahiyang ini 100 persen terbuat dari serai citronella dan lemongrass tanpa campuran bahan kimia.

“Aromanya harum dan memiliki sifat antiseptik sehingga efektif digunakan pada masa pandemi seperti saat ini. Kedua produk ini pun dapat digunakan untuk mencegah flu dan masuk angin, antinyamuk demam berdarah, serta mengatasi bengkak dan pegal-pegal,” jelas Maharani.

Maharani Kahiyang, lanjutnya, juga memiliki produk minyak telon bebas bahan kimia dengan tiga varian essential oil, yaitu cajuput, star anise, dan olive oil.

“Minyak telon yang merupakan warisan turun-temurun ini mampu melindungi bayi, anak-anak, dan dewasa. Fungsinya untuk mencegah masuk angin, flu, perut kembung, serta menghindari gigitan nyamuk,” ujar Maharani.

Minyak serai Maharani Kahiyang dibuat tanpa campuran bahan kimia. (DOK. MAHARANI KAHIYANG) Minyak serai Maharani Kahiyang dibuat tanpa campuran bahan kimia. (DOK. MAHARANI KAHIYANG)

Cara pemakaian minyak telon pun cukup mudah, yaitu dengan mengoleskannya di perut, dada, tulang ekor, dan telapak kaki.

Perlu diketahui, seluruh produk Maharani Kahiyang Indonesia telah memiliki izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adapun nomor registrasi masing-masing produknya adalah Maharani Kahiyang Cajuput-TR205601701, Maharani Kahiyang Lemongrass-TR205602211, Maharani Kahiyang Citronella-TR195601421, Maharani Kahiyang Telon-TR205601211, dan Maharani Kahiyang Eucalyptus Globulus-TR205601201.

Maharani Kahiyang Indonesia juga sudah mengantongi Certificate of Analysis (COA) yang membuktikan kandungan cineol pada Eucalyptus dan Cajuput Essential Oil tepat dan sesuai standar yang diperlukan.

Untuk mendapatkan ragam produk tersebut, silakan berkunjung ke official store Maharani Kahiyang di Tokopedia dan Shopee. Selain itu, Anda bisa pula berkunjung ke outlet resmi yang berada di D'Natural Organic Store Surabaya, Jakarta Hokky, dan Ranch Market.

Info lebih lanjut kunjungi laman Instagram @maharanikahiyang dan bisa pula menghubungi Customer Care & Delivery Service Maharani Kahiyang di nomor 0818 378 586, 0811 310 2227 atau 0812 30 28297.

Kemudian, bagi Anda yang berdomisili di Provinsi Jawa Barat, bisa menghubungi Drg Roy Hudiana (081905157000) dan Dr Yuliani Chandranata (081259562815).

Untuk Anda yang bertempat tinggal di Provinsi Jawa Tengah, bisa  menghubungi Wiranti Hadinoto (08122652152). Sedangkan bagi Anda yang berdomisili di Provinsi Jawa Timur bisa mengbungi Setiawati (08113152688), Meilina (081259729922), Dewi  (08123245737), dan Johannes (081345482640).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau