Advertorial

Benarkah Air Purifier Bisa Membasmi Virus Corona di Udara?

Kompas.com - 30/09/2020, 18:40 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang melanda indonesia sejak awal 2020 kemarin mengajarkan kita semua untuk hidup lebih sehat lagi. Kini, semua orang seakan berlomba-lomba menjadi sehat, bersih dan jauh dari paparan virus. 

Tak hanya berolahraga dan mengikuti protokol kesehatan saja, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah paparan virus corona adalah dengan menggunakan air purifier dengan teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter

Mampu saring partikel kecil 

HEPA adalah jenis filter udara mekanis yang bekerja dengan menyaring debu, asap rokok, bulu hewan, dan lainnya yang terdapat dalam udara. 

Filter tersebut dapat membantu menjaga kemurnian udara di dalam rumah Anda. Biasanya, orang memanfaatkan filter jenis ini untuk mencegah reaksi alergi dan serangan asma karena mampu menyerap partikel-partikel yang sangat kecil. 

Berdasarkan penelitian Badan Perlindungan Lingkungan AS (Environmental Protection Agency), filter mekanis ini dapat menghilangkan setidaknya 99,97 persen jamur, serbuk, debu, bakteri, dan partikel yang terbawa udara. 

“Sistem penyaringan ini sering direkomendasikan untuk penderita alergi,” kata Jill Grimes, MD, seorang dokter keluarga di Texas seperti diwartakan Refinery, Sabtu (11/7/2020). 

Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan virus corona penyebab Covid-19 dapat menyebar melalui udara. 

Kemudian, virus tersebut tersebut memiliki ukuran 0,125 mikron yang dapat ditangkap oleh filter HEPA. Sebagai informasi, filter ini bisa menangkap partikel hingga 0,01 mikron. 

Tetap jalankan protokol kesehatan 

Fungsi air purifier adalah untuk mensterilkan ruangan. Jadi, jika Anda dan keluarga tetap tidak mengikuti protokol kesehatan saat berkegiatan di luar, membeli air purifier akan tidak efektif. Sebab, alat ini hanya bisa berpotensi untuk membersihkan partikel dan virus yang ada di luar badan seseorang. 

Oleh karena itu, pastikan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, langsung mandi serta menaruh pakaian yang dipakai dari luar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin menggunakan hand sanitizer, dan jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. 

Beli air purifier dengan cara ini 

Melihat penjelasan di atas, air purifier bisa Anda andalkan untuk mensterilkan rumah Anda dari berbagai macam debu, partikel, hingga virus Covid-19. Dengan demikian, Anda bisa merasa lebih aman jika masih ada orang rumah yang terpaksa berkegiatan di luar. 

Jika Anda berminat untuk membeli air purifier tetapi ingin cash flow Anda tidak berantakan, lebih baik ajukan pinjaman online cepat cair bayar bulanan di aplikasi Kredivo

Dengan pilihan tenor mulai dari 3, 6, hingga 12 bulan, Anda bisa mendapatkan air purifier tanpa harus mengocek kantong dalam-dalam. Kredivo pun telah bekerja sama dengan lebih dari 1.000 merchant online dan offline

Selain itu, bunga pinjaman online cepat cair bayar bulanan di aplikasi Kredivo juga ringan, hanya 2,6 persen per bulan. Jadi, rumah terasa aman, dompet pun jadi lebih nyaman dengan Kredivo. 

Anda bisa juga mengajukan pinjaman online cepat cair bayar bulanan agar bisa ikut berolahraga seperti bersepeda, membeli treadmill atau untuk sekedar membeli masker dan hand sanitizer untuk berkegiatan sehari-hari.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau