Advertorial

Pertamina Pertahankan Peringkat Investment Grade dengan Prospek Stabil

Kompas.com - 05/10/2020, 18:45 WIB
PT Pertamina (Persero) berhasil mempertahankan peringkat investment grade di level BBB dari Fitch Ratings (Dok. Pertamina) PT Pertamina (Persero) berhasil mempertahankan peringkat investment grade di level BBB dari Fitch Ratings (Dok. Pertamina)

KOMPAS.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, PT Pertamina (Persero) berhasil mempertahankan peringkat investment grade di level BBB atau memiliki prospek stabil dari lembaga pemeringkat kredit dunia, Fitch Ratings.

Capaian tersebut cukup melegakan. Pasalnya, Fitch Ratings menurunkan sovereign credit rating atau peringkat utang berdaulat terhadap 33 entitas berdaulat, termasuk berbagai negara di sepanjang semester I-2020.

Selain itu, Fitch Ratings juga menurunkan prospek kredit 40 negara atau entitas berdaulat menjadi “negatif”. Lembaga ini menyatakan, pemangkasan dan penurunan ini akan terus berlanjut mengingat pandemi Covid-19 belum melandai.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, hasil tersebut tidak terlepas dari hubungan kuat Pertamina dengan pemerintah. Sebab, Pertamina menjadi bagian penting untuk menyediakan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hasil ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Pertamina masuk ke dalam kategori wajar,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (5/10/2020).

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lanjut Fajriyah, Pertamina selalu berpegang pada regulasi dan peraturan perundang-undangan, profesionalitas, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola keuangannya.

“Peringkat dengan prospek stabil ini menunjukkan kepercayaan investor masih cukup kuat (terhadap Pertamina),” katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fajriyah menambahkan, Pertamina berupaya menjaga kondisi keuangan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempertahankan operasional hulu sampai hilir dengan baik seraya melakukan efisiensi dengan pemangkasan belanja operasional sebesar 30 persen dan pemangkasan capex atau belanja modal sebesar 23 persen.

“Pertamina juga berkomitmen menuntaskan proyek-proyek strategis nasional, baik di hulu maupun pengolahan untuk menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” terangnya.