Advertorial

Bahana FM Luncurkan Program Aktivitas Sosial untuk Bantu Para Pekerja WFO

Kompas.com - 09/10/2020, 13:16 WIB

KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase kedua yang dimulai tanggal 14 September 2020, membuat beberapa sektor industri mulai menerapkan work from home (WFH) secara penuh.

Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melakukan rem darurat PSBB, mengakibatkan hanya ada 11 sektor usaha yang masih diperbolehkan beroperasi.

Sektor tersebut adalah kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, utilitas publik, dan bidang usaha pemenuhan kebutuhan sehari-hari, sehingga masih ada industri yang tetap menjalankan work from office (WFO) dengan jumlah pegawai yang dibatasi.

Hal ini mendorong Bahana FM mengadakan program aktivitas sosial bernama “Bahana Pejuang Ibu Kota” untuk membantu para pekerja yang masih harus beraktivitas di luar.

Melalui program tersebut, Bahana FM memberikan alat pelindung diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, dan juga minuman real jus buah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian para pekerja.

Kegiatan sosial ini berlangsung pada tanggal 23 - 30 September 2020 yang dilakukan di 5 titik daerah Ibu Kota, yaitu RSIA Tambak, RS Pelni, Palang Merah Indonesia (PMI), Prodia, dan RS Graha Juanda.

Dalam kunjungan Bahana FM ke RS Pelni, Direktur Operasional PT Rumah Sakit Pelni dr. Rooshardianti Suryandari sangat mengapresiasi semangat kerja dan kinerja para tenaga medis khususnya dokter, perawat dan juga petugas non-medis yang saling membantu menangani pandemi Covid-19.

Tim Bahana FM melakukan kunjungan ke RS Pelni(Dok. Bahana FM) Tim Bahana FM melakukan kunjungan ke RS Pelni

Selain itu, Rooshardianti juga mengatakan bahwa dukungan elemen masyarakat seperti Bahana FM sangatlah membantu dalam memberikan semangat dan pengingat bahwa petugas garis depan tidak sendiri.

“Saya senang sekali Bahana FM yang datang ke sini untuk membagi-bagikan masker, hand sanitizer, dan juga minuman jus yang kaya akan nutrisi kepada pengunjung dan juga karyawan di Rumah Sakit Pelni ini, sehingga mereka selalu semangat dan tidak lupa untuk selalu menjaga kebersihan,” ujar Rooshardianti.

Brand Manager Bahana FM Charissa Leviandari mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para petugas di garda terdepan.

“Mereka yang bertugas di garda depan layanan masyarakat selama pandemi. Bagi kami, mereka benar-benar pejuang di ibukota ini,” ujar Charissa.

Sebelumnya, Bahana FM telah memberikan apresiasi kepada para pekerja yang masih berjuang dan beraktivitas di luar rumah dengan membagikan APD di halte-halte Trans Jakarta pada bulan Agustus 2020 lalu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau