Advertorial

Bangkitkan Industri Musik di Tengah Pandemi, IndiHome Dukung Digitalisasi Musik

Kompas.com - 14/10/2020, 09:45 WIB

KOMPAS.com – Berbagai sektor di Indonesia terkena dampak pandemi Covid-19, termasuk di bidang kreatif. Akibatnya, para pekerja seni seperti musisi pun ikut merasakannya. 

Sejumlah kegiatan seni terpaksa dibatalkan atau ditunda sampai batas waktu yang tak ditentukan, baik konser, festival, tur, dan pertunjukan musik. Akibatnya, para musisi kehilangan pekerjaan.

Meski demikian, para musisi tidak menyerah begitu saja. Setelah beberapa bulan vakum, mereka mulai mencari peluang untuk kembali mencurahkan ide dan kreativitas memanfaatkan platformdigital.

Merespons maraknya kebutuhan musisi akan teknologi digital untuk berkarya, layanan fixed broadband IndiHome mendukung digitalisasi industri musik Tanah Air di masa pandemi

Sebagai informasi, IndiHome memiliki berbagai paltform musik untuk mendudrkung para musisi meluncurkan karya mereka, Langit Musik salah satunya.

Langit Musik merupakan aplikasi streaming lagu buatan Indonesia yang berisi jutaan lagu dari musisi lokal dan internasional. Melalui Langit Musik, karya-karya musisi tersebut dapat didengarkan di mana saja dan kapan saja.

IndiHome percaya bahwa Langit Musik bisa berdampak positif bagi industri musik Indonesia. Hal ini karena platform musik digital semakin digemari generasi millennial.

Pada TV interaktifnya, IndiHome juga memiliki channel TV yang mendukung penayangan konser virtual. Salah satunya iKonser, sebuah channel TV yang menayangkan live concert musisi Tanah Air dan mancanegara.

Selain itu, pengguna layanan IndiHome juga dapat menyaksikan program yang berkaitan dengan konser seperti backstage live,after movie concert, artist talk, men behind the concert, dan sebagainya.

Upaya IndiHome untuk membangkitkan industri musik melalui digitalisasi tidak berhenti sampai di situ. Belum lama ini, IndiHome menyelenggarakan Semua Bisa Berubah Maju Cover Song Competition yang digelar secara online.

Bersama Melly Goeslaw, IndiHome mengajak masyarakat untuk menyebarkan optimisme serta semangat untuk berubah dan maju melalui lagu ciptaan Melly Goeslaw yang berjudul “Semua Bisa Berubah Maju”.

Dok. IndiHome Dok. IndiHome

Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan mengatakan, program kompetisi ini merupakan dukungan IndiHome dalam membangkitkan optimisme kepada masyarakat.

"Situasi pandemi yang belum juga berakhir ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (13/10/2020). 

Ia menilai masyarakat Indonesia memiliki potensi luar biasa dan dapat terus disalurkan meski dalam situasi pandemi.Antusiasme masyarakat terhadap kompetisi tersebut sangat tinggi. Hal itu dilihat dari banyaknya jumlah peserta yang mendaftar.

Baru saja digelar selama satu minggu, peserta yang mendaftar mencapai 1.071 peserta dari seluruh Indonesia.

Nah, bagi Anda yang ingin ikutan Semua Bisa Berubah Maju Cover Song Competition, caranya sangat mudah.

Cukup registrasi pada situs web www.indihome.co.id/sbbm dan mengunggah video yang menyanyikan lagu “Semua Bisa Berubah Maju” pada akun YouTube, Anda berkesempatan untuk membuat video klip bersama Melly Goeslaw.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau