Advertorial

Rekomendasi Wisata ala Marissa Nasution Buat yang Kangen Singapura

Kompas.com - 15/10/2020, 22:48 WIB
Serial vlog Jalan-jalan Bersama Marissa edisi #KangenSingapura akan rekomendasi tentang berbagai destinasi wisata di Singapura (Dok. Singapore Tourism Board) Serial vlog Jalan-jalan Bersama Marissa edisi #KangenSingapura akan rekomendasi tentang berbagai destinasi wisata di Singapura (Dok. Singapore Tourism Board)

KOMPAS.com – Singapura terkenal sebagai kota metropolitan dengan gedung-gedung pencakar langit dan kemajuan teknologinya.

Namun, di balik gemerlapnya pusat kota, Singapura memiliki surga tersembunyi bagi para pelancong yang ingin menikmati suasana berbeda.

Salah satunya adalah area Kranji yang berada di bagian barat Singapura. Di sini, kamu bisa menemukan banyak tempat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan yang bisa dikunjungi bersama keluarga.

Sebagai referensi, presenter dan entrepreneur Indonesia yang saat ini tinggal di Singapura, Marissa Nasution, memberikan beberapa rekomendasi wisata di Kranji, Singapura, lewat serial vlog berjudul “Jalan-jalan Bersama Marissa”. Berikut ulasannya.

1. Bollywood Veggies

Di Bollywood Veggies pengunjung bisa belajar dan mengapresiasi alam serta mahkluk hidup lain (Dok. VisitSingapore) Di Bollywood Veggies pengunjung bisa belajar dan mengapresiasi alam serta mahkluk hidup lain (Dok. VisitSingapore)

Bollywood Veggies merupakan area ramah lingkungan seluas 10 hektare yang berdiri sejak 20 tahun lalu. Di sini, kamu bisa menjelajah, merasakan, dan belajar tentang berbagai tumbuhan yang ditanam.

Penggagas Bollywood Adventures – Bollywood Veggies Manda Foo mengatakan, tujuan dari kehadiran area pertanian ini adalah untuk mempertahankan kehijauan Singapura dan mengedukasi pengunjung bahwa semua kehidupan berarti.

“Di sini, pengunjung bisa belajar tentang alam, dari mana makanan kita berasal, dan mengapresiasi pertanian lokal yang dimiliki Singapura,” ujar Manda.

Menurutnya, edukasi yang ingin Bollywood Veggies sampaikan berfokus pada sayuran dan buah asli serta mengajak untuk lebih mengapresiasi alam. Untuk anak-anak, hal tersebut bisa menjadi pengalaman yang bagus.

“Contohnya, melihat perlintasan semut yang ada di salah satu sudut pertanian. Orang-orang biasanya akan berjalan begitu saja. Namun, ketika kita menempatkan tanda “Perlintasan Semut”, mereka akan berhenti dan menyadari kalau semut juga punya sistem sendiri,” papar Manda.

Selain itu, destinasi wisata yang berlokasi di 100 Neo Tiew Rd, Singapura juga memiliki restoran bernama Poison Ivy yang menyajikan makanan yang sayur dan buahnya diambil langsung dari area pertanian. Jadi, makanan yang disajikan terjamin kesegaran dan kualitasnya.

2. Hay Dairies

Di Hay Dairies pengunjung bisa memberi makan kambing-kambing di peternakan (Dok. VisitSingapore) Di Hay Dairies pengunjung bisa memberi makan kambing-kambing di peternakan (Dok. VisitSingapore)

Selanjutnya, Marissa dan keluarga berkunjung ke Hay Dairies. Tempat wisata ini merupakan satu-satunya peternakan kambing yang ada di Singapura dan telah beroperasi sejak 1988.

Menariknya, di tempat wisata yang berlokasi di 3 Lim Chu Kang Lane 4, Singapura ini kamu bisa berkeliling melihat kandang kambing dan memberinya makan.

Selain itu, kamu juga bisa mencicipi berbagai produk olahan yang terbuat dari susu kambing. Misalnya, susu segar dalam kemasan botol dan es krim yang dibuat tanpa menggunakan pengawet, bahan aditif, dan telah memiliki sertifikat halal.

3. The Live Turtle and Tortoise Museum

Anak-anak bisa berinteraksi dan mengenal lebih jauh tentang hewan kura-kura di The Live Turtle and Tortoise Museum (Dok. VisitSingapore) Anak-anak bisa berinteraksi dan mengenal lebih jauh tentang hewan kura-kura di The Live Turtle and Tortoise Museum (Dok. VisitSingapore)

Bagi penggemar reptil, terutama kura-kura, destinasi wisata yang satu ini tidak boleh dilewatkan. Di The Live Turtle and Tortoise Museum, kamu bisa melihat banyak jenis kura-kura. Mulai dari kura-kura yang tinggal di air (turtles), kura-kura darat (tortoises), hingga kura-kura yang hidup di darat dan air (terrapins).

Saking banyaknya, destinasi wisata ini meraih penghargaan dari Guinness World  Records untuk kategori koleksi kura-kura terbanyak di dunia.

“Kami memiliki sekitar 600 kura-kura hidup dan 3.000 koleksi artefak kura-kura yang dikumpulkan selama puluhan tahun,” kata pemilik The Live Turtle and Tortoise Museum Connie Tan.

Tidak hanya melihat dari jauh, kamu bisa berinteraksi, mengamati, hingga memberi makan kura-kura yang tinggal di museum yang berlokasi di 81, #01-16 Lor Chencharu, ORTO, Singapura. Destinasi wisata ini cocok untuk kamu yang ingin mengajak anak-anak berwisata sambil belajar.

Marissa mengatakan, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, saat ini setiap tempat umum di Singapura mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, menerapkan physical distancing, dan tidak berkumpul lebih dari lima orang.

Pemerintah Singapura pun menerapkan teknologi safe entry check-in atau registrasi sebelum masuk tempat umum secara online di setiap tempat umum. Tujuannya untuk mencatat dengan detail siapa saja yang berkunjung sehingga mempermudah proses contact tracing.  

Itulah deretan rekomendasi destinasi wisata dari Jalan-jalan Bersama Marissa di Kranji Countryside. Buat kamu yang sudah #KangenSingapura, tempat-tempat wisata di atas bisa masuk ke bucket list liburanmu selanjutnya.

Selain kawasan Kranji, program “Jalan-jalan Bareng Marissa” juga akan memberikan rekomendasi dan informasi kondisi terkini tentang berbagai tempat wisata yang sudah kembali beroperasi di Singapura.

Lewat program itu, Marissa pun akan berbagi tips agar wisatawan Indonesia dapat merencanakan perjalanan dengan tenang ketika nantinya dapat berkunjung kembali ke Singapura sambil mengikuti protokol kesehatan yang ada.

“Sambil menunggu saat terbaik untuk melakukan perjalanan, tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk membayangkan kembali kegembiraan saat traveling, khususnya tempat-tempat, suara, dan aroma di Singapura yang familiar,” ujar Area Director Singapore Tourism Board (STB) Indonesia Mohamed Firhan Abdul Salam.

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (25/9/2020), Firhan mengatakan, program inisiatif tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia menemukan passion-nya selagi berada di rumah mereka sendiri.

Selain itu, juga untuk membangun kepercayaan dan rasa aman. Melalui program ini dapat terlihat bahwa Singapura telah menerapkan berbagai langkah dan tindakan pencegahan yang memadai untuk melindungi kesehatan masyarakat dan wisatawan yang siap untuk datang kembali ke Singapura.

“Meski Singapura telah perlahan-lahan membuka diri, berbagai inisiatif dan kebijakan yang diterapkan saat ini penting untuk dapat dipahami dan dipraktikkan agar kesehatan masyarakat tetap terjaga, serta pengunjung memiliki ketenangan dalam menjelajah Singapura kembali”, ujar Firhan.

Sebagai informasi, “Jalan-Jalan Bersama Marissa” edisi #KangenSingapura akan tayang sebanyak enam episode setiap dua minggu sekali.

Program itu dapat diakses melalui halaman Facebook serta Youtube @VisitSingapore serta akun Instagram dan Youtube Marissa Nasution.

Yuk, ikuti terus perjalanan seru Marissa dan keluarga di Singapura karena masih banyak episode-episode seru lain yang sayang untuk dilewatkan.