Advertorial

Dukung Program Balai Ternak, BAZNAS Terbitkan Buku Panduan Pemberdayaan Peternak

Kompas.com - 17/10/2020, 17:16 WIB
Dunia peternakan menjadi salah satu sektor ekonomi di masa depan yang menunjang perekonomian Indonesia (Dok. BAZNAS) Dunia peternakan menjadi salah satu sektor ekonomi di masa depan yang menunjang perekonomian Indonesia

KOMPAS.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan dua buku pemberdayaan peternak untuk mendukung penyelenggaraan Program Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM).

Kedua buku tersebut yaitu Panduan Program Balai Ternak BAZNAS dan Materi Pendampingan.

Adapun Panduan Program Balai Ternak BAZNAS berisi tahapan umum program pemberdayaan peternak mustahik serta panduan teknis pelaksanaan tahapan program.

Sementara itu, buku Materi Pendampingan memuat pengetahuan dan pemahaman program BAZNAS serta konsep program Balai Ternak.

Anggota BAZNAS Nana Mintarti mengatakan bahwa pemberdayaan peternak merupakan konsep fundamental.

Hal itu disampaikannya dalam bedah buku yang digelar secara virtual melalui Youtube BAZNAS TV, Jumat (16/10/2020).

“Pemberdayaan peternak bisa mendorong berjalannya program dengan baik serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi mustahik,” kata Nana dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (17/10/2020).

Kesejahteraan peternak

Di kesempatan yang sama, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Sugiono mengapresiasi upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan peternak.

Dukungan BAZNAS dalam pemberdayaan peternak, imbuh Sugiono, dapat meningkatkan populasi ternak nasional.

“Dunia peternakan menjadi salah satu sektor ekonomi di masa depan yang menunjang perekonomian Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Kepala LPPM BAZNAS Ajat Sudarjat mengatakan bahwa Balai Ternak yang diinisiasi BAZNAS menjalankan konsep pembiakan untuk peningkatan populasi sekaligus menjaga stabilitas suplai ternak nasional.

Adapun konsep tersebut dalam bentuk sentra produksi ternak dan peningkatan pendapatan peternak.

“Sedangkan konsep pemberdayaan melalui dana zakat meliputi kegiatan pendampingan dengan model pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya buku Panduan Program Balai Ternak BAZNAS dan buku Materi Pendampingan dapat mewujudkan pencapaian tujuan kemandirian peternak mustahik.

Tujuan kemandirian yang dimaksud yakni baik kemandirian dari aspek ekonomi, kelembagaan, maupun mental spiritual.

Sebagai informasi, kumpulan Materi Pendampingan Program Balai Ternak BAZNAS terdiri dari 12 bab.

Isi dari bab tersebut mulai dari materi membangun kemandirian secara lembaga pada bab kelompok, keuangan, administrasi, koperasi, dan mengenai Lembaga BAZNAS.

Lalu materi membangun kemandirian secara ekonomi melalui materi peternakan, seperti manajemen kesehatan, manajemen reproduksi, pakan, dan pengolahan hasil peternakan.

Materi lain yang juga dibahas, yaitu membangun karakter dan peningkatan ibadah melalui materi mental spiritual, agama islam, dan lingkungan.