Advertorial

Mudah Letih Sejak WFH, Waspada Terserang Zoom Fatigue

Kompas.com - 20/10/2020, 07:57 WIB
Seseorang yang mengalami zoom fatigue akibat bekerja lama di depan laptop (Dok. Shutterstock) Seseorang yang mengalami zoom fatigue akibat bekerja lama di depan laptop

KOMPAS.com – Semenjak perkantoran menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH), muncul beberapa istilah baru yang beredar di masyarakat. 

Salah satunya adalah zoom fatigue yang disebut sebagai dampak buruk WFHIstilah itu berasal dari nama aplikasi video conference Zoom yang populer digunakan oleh pekerja untuk tetap terhubung dengan rekan kerja di masa pandemi.

Lalu, apa itu zoom fatigue?

Diberitakan Kompas.com (13/6/2020), zoom fatigue adalah keletihan yang disebabkan oleh tingginya intensitas panggilan pertemuan daring (virtual meeting) lewat aplikasi video conference selama masa WFH.

Meskipun dilakukan secara virtual Professor of Organisational Behaviour Gianpiero Petriglieri menyebut, aktivitas ini membutuhkan fokus dan energi yang lebih besar dibandingkan pertemuan secara langsung. 

Saat pertemuan virtual, kata dia, otak bekerja lebih keras untuk memproses isyarat nonverbal seperti ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh. Hal tersebut bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Namun, bukan itu saja yang menyebabkan zoom fatigue. Laman nerdschalk.com (4/29/2020) menyebut, akumulasi dari kelelahan saraf mata dan melambatnya sirkulasi darah akibat terlalu lama duduk di depan laptop serta dehidrasi adalah penyebab lain dari zoom fatigue. 

Untuk mencegah zoom fatigue, lakukan hal-hal berikut agar tubuh tetap fit saat bekerja dari rumah. 

  1. Tetap terhidrasi

Aktivitas pekerjaan yang dilakukan setiap hari sangat menguras tenaga dan pikiran. Terlebih dalam dunia kerja, Anda dituntut untuk selalu fokus. Salah satu cara menjaga konsentrasi selama WFH dengan memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Dilansir dari washingtontimes.com(31/7/2020), kekurangan cairan melebihi 2 persen dari massa tubuh dapat berakibat menurunnya kinerja kognitif, terutama pada tugas yang membutuhkan kejelian dan fungsi-fungsi motorik. Akibatnya, fokus seseorang dalam menyelesaikan tugas akan terganggu. 

Poster manfaat Trolit (Dok. Trolit) Poster manfaat Trolit

Oleh karena itu, usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian tubuh. Minumlah 2 sampai 4 liter air sehari agar badan selalu terhidrasi. Dengan begitu, pikiran selalu fokus dan Anda pun dapat menyelesaikan pekerjaan. 

Akan lebih baik lagi jika Anda mengonsumsi air yang mengandung elektrolit. Sebab, kandungan elektrolit dapat meningkatkan cairan dalam tubuh Anda lebih cepat dibandingkan air biasa.

  1. Rutin berolahraga 

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, berolahraga dapat menjadi pilihan untuk meredakan stres karena tekanan pekerjaan. Tidak perlu berolahraga yang berat. Anda cukup melakukan push-up, sit-up, yoga, maupun jogingdi sekitar rumah. 

Pada dasarnya, berolahraga dapat melepaskan zatendorfin pada otak yang berperan sebagai penghilang rasa sakit alami sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur yang berdampak pada berkurangnya stres. 

Menurut jurnal yang dikeluarkan oleh American Heart Association berjudul Exercise and Cardiovascular Health (2003), olahraga teratur dapat membantu melancarkan sirkulasi darah hingga menurunkan tekanan darah.

  1. Jaga kesehatan mata

Selalu berada di depan laptop atau gawai dapat berakibat buruk bagi kesehatan mata. Mata bisa kelelahan karena terpapar cahaya biru dari layar secara terus-menerus.

Kondisi tersebut juga bisa mengakibatkan visual stress. Gejala awal visual stress ditandai dengan huruf di monitor terlihat blur, bergerak, atau tiba-tiba terbaca dobel. Selain itu, mata mulai berair dan sakit kepala saat membaca.

Dilansir dari artikel jurnal International Archives of Occupational and Environment Health (IAOEH) berjudul “Visual and Psychological Stress During Computer Work” (2018)selama kerja di depan layar, paparan cahaya langsung mengakibatkan otot trapezius dan aliran darah meningkat. 

Oleh karena itu, usahakan kurangi tingkat brightness layar gawai Anda saat bekerja agar cahaya yang masuk ke retina mata tidak berlebihan. Hindari pula membungkuk saat bekerja di depan laptop karena hal tersebut dapat mengganggu sirkulasi aliran darah sehingga pasokan oksigen ke otak tersendat.

  1. Konsumsi vitamin tambahan

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi dan vitamin yang biasa didapatkan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya. 

Namun, alangkah baiknya jika Anda menambahkan vitamin dan mineral untuk menunjang nutrisi harian yang dibutuhkan bagi tubuh. Dengan begitu, Anda bisa menjaga pikiran agar tetap fokus saat melakukan pekerjaan kantor dari rumah.

Salah satu vitamin dan mineral yang dapat Anda coba adalah Trolit. Produk ini aman dikonsumsi karena kandungan utamanya terdiri dari kombinasi herbal, seperti angkak dan daun jambu biji, elektrolit, multivitamin B, dan juga zinc.

Poster cara meminum Trolit (Dok. Trolit) Poster cara meminum Trolit

Kandungan vitamin dan mineralnya dapat mengembalikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang, serta membantu memenuhi kebutuhan vitamin B1, B2, B5, B12, dan Zinc. Dengan memenuhi kebutuhan ini, tak ada alasan bagi tubuh terserang zoom fatigue.

Saat ini, Trolit disajikan dalam bentuk yang praktis, yakni sachet berisi serbuk berwarna merah. Untuk mengonsumsinya pun cukup mudah. Anda hanya perlu melarutkan serbuk Trolit ke dalam air.