Advertorial

Buka PPN 2020, Menpora Sampaikan Dua Pesan Penting untuk Para Pemuda

Kompas.com - 29/10/2020, 21:09 WIB

KOMPAS.com – Tahun ini, untuk pertama kalinya Pekan Pemuda Nasional (PPN) diselenggarakan secara virtual. Rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Rabu (28/10/2020).

Pada kesempatan tersebut Menpora menyampaikan dua pesan bagi para pemuda. Menurutnya, pandemi Covid-19 harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat para pemuda dari seluruh Indonesia yang mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 92 tahun silam.

Untuk itu ia berpesan, semangat persatuan harus didengungkan oleh para pemuda. Terlebih, saat ini seluruh elemen bangsa, termasuk pemuda, harus ikut bahu-membahu membantu Indonesia bangkit dari situasi pandemi.

“Bersatu berarti kita bekerja sama secara gotong-royong, mengedepankan kesamaan bukan mendorong perbedaan. Kita bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19 dan menyongsong Indonesia yang lebih maju, baik, dan sejahtera,” ujarnya dalam sambutan menurut keterangan tertulis yang diterima, Kamis (29/10/2020).

Ia juga mengimbau agar para pemuda dapat mengadopsi teknologi informasi yang saat ini berkembang dengan masif. Hal ini mengingat era globalisasi telah berada di depan mata.

Meski demikian, ia melanjutkan, pemanfaatan teknologi informasi (TI) pun harus dilakukan dengan bijak. Tujuannya agar teknologi memberi nilai positif dan menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan daya inovasi pemuda sebagai pewaris masa depan bangsa.

“Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) harus seiring dengan keimanan dan ketakwaan. Kemajuan TI harus disikapi dengan bijak. Hal-hal yang diketahui per menit bahkan per detik (juga) harus dipilah mana yang positif maupun yang negatif," ujarnya.

PPN 2020 diselenggarakan pada 28 Oktober 2020 hingga 3 November 2020 secara virtual. Rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ini digawangi oleh Pengurus Nasional Perkumpulan Pemuda Indonesia (PN PPI).

PPN 2020 akan diisi dengan perlombaan 13 cabang kreativitas pemuda (Cakerda), meliputi bidang seni dan budaya, kreativitas, serta teknologi dan informasi.

Adapun beberapa perlombaan yang diselenggarakan adalah menyanyi, dance, stand up comedy, DJ, nasyid, beat box, baris-berbaris, drone, serta debat dan pidato.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau