Advertorial

Wajib Tahu, 5 Tips Jitu Investasi Emas untuk Pemula

Kompas.com - 31/10/2020, 02:38 WIB
Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK) Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK)

KOMPAS.com – Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dilirik masyarakat. Pasalnya, berinvestasi emas memiliki banyak keuntungan, seperti mudah dicairkan (likuid), bisa menjadi dana darurat, dan cenderung aman dari ancaman inflasi.

Apalagi, ada instrumen investasi emas digital saat ini. Dengan instrumen ini, kamu tak lagi memerlukan tempat penyimpanan khusus, seperti deposit box. Selain itu, investasi emas digital lebih menguntungkan karena margin antara harga beli dan jual terbilang tipis.

Namun, investasi emas juga tak boleh asal. Sebagai investor, terutama pemula, kamu harus memahami cara bermain yang aman untuk menghindari kerugian di masa mendatang. Simak ulasan lengkapnya berikut.

  1. Pahami tujuan investasi

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas, sebaiknya tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin kamu raih. Bila ingin mendapatkan imbal hasil yang tinggi, kamu harus menyimpan emas dalam jangka waktu yang lama.

Namun, jika hanya ingin menyimpan dana sementara waktu dan tidak ingin terkena inflasi, menyimpan emas dalam kurun waktu pendek bisa menjadi opsi.

  1. Kredibilitas penyedia layanan

Sebelum berinvestasi emas, terutama emas digital, kamu harus memperhatikan kredibilitas si penyedia layanan. Pastikan penyedia layanan yang kamu pilih adalah perusahaan resmi dan memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun salah satu tempat yang aman dan resmi untuk investasi emas adalah Tokopedia. Di Tokopedia, kamu bisa nabung emas mulai dari Rp 5.000 tanpa biaya administrasi. Selain itu, terdapat pula informasi grafik harga emas yang memperlihatkan harga emas hari ini.

  1. Cara menyimpan emas

Selain emas digital, kamu juga masih bisa berinvestasi emas dalam bentuk fisik, yaitu logam mulia. Namun, jika memilih instrumen ini, kamu harus memikirkan cara penyimpanannya.

Adapun cara paling aman untuk menyimpan emas dalam bentuk fisik adalah menggunakan deposit box di bank. Akan tetapi, kamu perlu biaya ekstra untuk itu. Jadi, perhatikan pula hal ini.

  1. Sesuaikan kemampuan

Sama seperti instrumen investasi lainnya, kamu harus menyesuaikan kemampuan sebelum berinvestasi. Caranya, sisihkan terlebih dahulu pendapatan yang kamu miliki, lalu perhitungkan semua kebutuhan rutin.

Dengan cara itu, kamu akan mengetahui berapa banyak uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan yang bisa dipakai untuk berinvestasi.

  1. Selalu pantau harga emas

Meskipun harga emas terbilang konstan, ada baiknya kamu selalu up-to-date tentang harga emas setiap hari. Bila harga emas sedang turun, ini jadi kesempatan kamu untuk menambah investasi.

Itulah lima tips berinvestasi emas untuk pemula yang bisa kamu jalankan. Semoga bermanfaat, ya!