Advertorial

Warganet Heboh, Ada Video Emak-emak Menyetir Mobil hingga Masuk Mal

Kompas.com - 01/11/2020, 09:57 WIB

KOMPAS.com –Warganet sempat heboh akibat beredarnya video viral yang menunjukkan seorang perempuan mengendarai mobilnya hingga masuk ke dalam salah satu pusat perbelanjaan ternama di Jakarta.

Kemudian, perempuan tersebut turun dari mobil dan berbelanja. Penampilannya yang glamor membuat perempuan tersebut dijuluki “Emak-emak Sultan” oleh warganet. Ia mengenakan faceshield dan masker N-95.

Warganet pun menyangka bahwa ia membawa mobil tersebut hingga ke dalam pusat perbelanjaan karena takut terpapar virus corona. Oleh sebab itu, warganet pun menjuluki mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) Wuling Almaz yang dikendarainya sebagai mobil anti-Covid.

Video viral tersebut telah disaksikan lebih dari 10 juta warganet di berbagai platform media sosial, seperti Tiktok, Instagram, dan Facebook. Salah seorang warganet, Sukron Hidayatullah lewat akun Twitter-nya @Sukron_Respect2 merespons aksi emak-emak dalam video tersebut dengan keheranan.

Mobil masuk dalam mal cuy.. mobil anti-Covid?,” tulisnya dalam twit yang disertai unggahan ulang video dari TikTok tersebut. 

Tanggapan yang sama juga dituliskan pemilik akun Twitter @ReceinAja yang berhasil menangkap jelas aksi emak-emak tersebut turun dari mobil dan berbelanja.

Mobil anti covid gengs?,” tulisnya.

Setelah ditelusuri, ditemukan bahwa video viral tersebut merupakan bagian dari kampanye program marketing Sasa Tepung Bumbu.

Mobil Wuling Almaz yang dikendarainya dan disebut-sebut sebagai mobil anti-Covid tersebut merupakan hadiah utama dari program Gebyar New Normal Sasa Tepung Bumbu. PT Sasa Inti, perusahaan yang memproduksi Sasa Tepung Bumbu telah mengonfirmasi temuan tersebut.

Program Gebyar New Normal Sasa Tepung Bumbu. (Dok. Sasa) Program Gebyar New Normal Sasa Tepung Bumbu.

Melalui program ini Sasa Tepung Bumbu ingin mengajak masyarakat bangkit berjuang menghadapi new normal. Sasa Tepung Bumbu memberikan 100.001 hadiah langsung hadiah undian miliaran rupiah dalam program ini.

Ada maksud khusus dibalik jumlah 100.001 hadiah. Arti angka satu yang ditempatkan di bagian belakang nominal jumlah hadiah tersebut adalah kebangkitan kembali dan semangat menghadapi fase new normal.

Untuk mengikuti program ini, Anda dapat membeli produk Sasa Tepung Bumbu senilai Rp 20.000 di supermarket, hypermarket, minimarket, atau e-commerce. Lalu, foto struk pembelian dan kirimkan ke 0812-99-8888-10 atau nomor WhatsApp yang terdapat pada kemasan Sasa Tepung Bumbu.

Hadiah total miliaran rupiah menanti Anda dalam Gebyar New Normal Sasa Tepung Bumbu. Mulai dari dua unit mobil Wuling Almaz, 3 unit sepeda motor, 5 unit cleaner robot, 5 unit wireless vacuum cleaner, 5 unit air purifier, dan masih banyak lagi.

Program berlangsung pada periode 17 Agustus – 17 November 2020. Grand prize akan diumumkan pada 22 November 2020 di program Masterchef yang disiarkan stasiun televisi RCTI . Informasi lebih dapat diperoleh dengan meng-klik tautan berikut ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau